Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakefektifan Digital Marketing Di Rumah Sakit Islam Metro LESTARI, RIZKY APRILIANTI; FRIEZSHIA, ANNIESHA; ANGGUNIAR, EVA NIRMALA; EFENDI, DEBI; IMELDA, RIZKA; NIA RAHMAWATI; M.FUADUL IRFAN
Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service Vol. 1 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDigital marketing, sebagai bagian integral dari transformasi digital, memainkan peran krusial dalam menghubungkan rumah sakit dengan pasien potensial dan meningkatkan reputasi serta pangsa pasar. Desain studi yang digunakan berupa studi observasional deskriptif melalui pengamatan indikator keberhasilan transformasi digital dan indikator keberhasilan pemasaran di Rumah Sakit Islam Metro. Inisiatif "One Day One Story" dapat menjadi langkah strategis bagi Rumah Sakit Islam Metro dalam meningkatkan visibilitas dan daya tarik di ranah digital. Dengan konsisten membagikan satu kisah inspiratif atau informasi bermanfaat setiap harinya melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan lainnya, rumah sakit tidak hanya sekadar mempromosikan fasilitas dan layanan, namun juga membangun koneksi emosional dengan masyarakat. Dengan demikian strategi yang tepat dalam program "One Day One Story" dapat menjadi salah satu pilar utama dalam upaya meningkatkan pemasaran digital Rumah Sakit Islam Metro.
Analisis Penerapan SNOMED-CT sebagai Medicine-Clinical Terminology Pertiwi, Windi; Putra, Yogi Catur; Lestari, Rizky Aprilianti; Aprilianingsih, Maya; Angguniar, Eva Nirmala
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24592

Abstract

Implementasi Sistematisasi Nomenklatur Kedokteran-Istilah Klinis (SNOMED-CT) merupakan fondasi penting dalam mewujudkan interoperabilitas sistem informasi kesehatan. Studi ini membahas dinamika adopsi SNOMED-CT di berbagai negara, dengan fokus utama pada Korea Selatan sebagai contoh implementasi yang strategis dan terstruktur. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif dengan meneliti artikel ilmiah dari jurnal peer-reviewed dan dokumen kebijakan yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2024. Berbagai aspek yang dianalisis meliputi kebijakan nasional, pemetaan istilah lokal, integrasi ke dalam rekam medis elektronik, dan tantangan teknis yang ada. Dalam konteks Indonesia, adopsi SNOMED-CT masih dalam tahap awal, tetapi menunjukkan prospek yang menjanjikan melalui kebijakan pemerintah, keberadaan standar istilah klinis, dan proyek percontohan di rumah sakit vertikal. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, distribusi sumber daya manusia terlatih yang tidak merata, dan kebutuhan untuk mengembangkan konten lokal yang relevan, terutama dalam konteks bencana. Studi ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi lintas sektor, pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan dan/atau personel terkait, serta integrasi terminologi standar dengan platform SATUSEHAT. Dengan pendekatan adaptif dan partisipatif, SNOMED-CT dapat menjadi landasan semantik yang kuat untuk pengembangan ekosistem data kesehatan digital yang inklusif dan terintegrasi di Indonesia.
IMPLEMENTASI PATIENT CASE MANAGER DALAM PENANGGULANGAN TUBERKULOSIS DI RUMAH SAKIT UMUM MUHAMMADIYAH METRO Pertiwi, Windi; Mayasari, Fitri Yuli; Putra, Yogi Catur; Angguniar, Eva Nirmala; Safira, Retno Sofy
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 7 No 1 (2026): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v7i1.878

Abstract

Tuberculosis remains a major global health problem with challenges in treatment adherence, loss to follow-up, and treatment completion. Patient Case Manager (PCM) is considered an important strategy to improve tuberculosis management through systematic patient assistance and monitoring. This study aimed to analyze differences in tuberculosis treatment outcomes before and after the implementation of Patient Case Manager at Muhammadiyah Metro General Hospital. This study used a quantitative retrospective comparative design with a before–after approach. The study population consisted of all tuberculosis patients recorded in the hospital tuberculosis information system from 2021–2024. Sampling was conducted using total sampling technique. Data analyzed included number of diagnosed patients, patients undergoing treatment, and treatment success rates before and after PCM implementation. Statistical analysis used Chi-square test with significance level p<0.05. The results showed that tuberculosis case detection increased from 333 patients before PCM implementation to 818 patients after implementation. The number of patients undergoing treatment also increased from 199 to 350 patients. Treatment success rate increased from 96.0% before PCM implementation to 97.1% after implementation. Statistical analysis showed significant differences in treatment indicators before and after PCM implementation (p<0.05). In conclusion, the implementation of Patient Case Manager contributed to improved tuberculosis case detection, patient treatment participation, and treatment success rates. Strengthening the role of Patient Case Manager is recommended to optimize tuberculosis control programs in hospitals.