Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS PELAKSANAAN PISPK DALAM CAPAIAN INDEKS KELUARGA SEHAT DI KABUPATEN BREBES Rizky Aprilianti Lestari; dr. Antono Suryoputro, MPH., Ph.D; Dr. dr. Apoina Kartini. M., Kes
VISIKES: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 20, No 1 (2021): VISIKES
Publisher : Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/visikes.v20i1.4251

Abstract

Kabupaten Brebes merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang telah mengimplementasikan progam PISPK sejak tahun 2016, dalam beberapa tahun dilaksanakan program PISPK Kabupaten Brebes menempati urutan ke-6 dalam hal cakupan kunjungan keluarga. Puskesmas Kluwut merupakan salah satu Puskesmas yang sudah melaksanakn program PISPK sejak diterbitkan program tersebut, sampai dengan saat ini pendataan jumlah keluarga (KK) di Puskesmas Kluwut mencapai 90%. Tetapai untuk capaian jumlah Indeks Keluarga Sehat (IKS) belum sesuai dengan target. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pelaksanaan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga PISPK dengan melihat capaian Indeks Keluarga Sehat (IKS) di Puskesmas Kluwut Kabupaten Brebes tahun 2019 dengan menggunakan metode kualitatif dengan observasi dan wawancara mendalam (in-depth interviews). Informan utama adalah pemegang program PISPK, petugas pelaksanaan program PISPK di Puskesmas Kluwut. Informan triangulasi adalah kepala Puskesmas Kluwut. Teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa aspek input meliputi kurangnya SDM kesehatan, belum fokusnya alokasi penggunaan dana, pemanfaatan sistem apilkasi yang terbatas dapat berdampak pada aspek proses, yaitu kurang maksimalnya pelaksanaan penyuluhan kesehatan menyebabkan masih banyaknya masalah kesehatan yang ditemukan. Sehingga menyebabkan aspek output yaitu cakupan indeks keluarga sehat (IKS) di Puskesmas Kluwut belum tercapai sesuai dengan target nasional. Dukungan aktif lintas sektor juga dapat mempengaruhi dan mempermudah proses pelaksanaan program indonesia sehat dengan pendekatan keluarga. Rekomendasi kepada Puskesmas adalah agar dapat melakukan komunikasi dan koordinasi dengan lintas sektor serta menambah ketersediaan SDM kesehatan terutama untuk melakukan pendataan dilapangan.Keywords: Analisis, Indeks Keluarga Sehat, Puskesmas
Optimalisasi Pelayanan Geriatri Dengan Alternatif Strategi Di Poli Penyakit Dalam Rsu Muhammadiyah Kota Metro Lampung Aprilianingsih, Maya; Lestari , Rizky Aprilianti; Putra, Yogi Catur
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era globalisasi suatu pelayanan kesehatan yang terbaik yang biasa disebut dengan pelayanan prima merupakan salah satu komponen dari elemen utama pada unit kesehatan di rumah sakit. Pelayanan geriatrik merupakan pelayanan yang diberikan kepada pasien lanjut usia. Studi pendahuluan yang dilakukan di RSU Muhammadiyah Kota Metro, tentang strategi pengembangan pelayanan geriatric dengan alternative strategi di Poli Penyakit Dalam, diperoleh hasil penilaian IFE Matrix dan EFE Matri didapatkan nilai total dari kekuatan yakni sebanyak 299, kelemahan sebanyak 276, skor peluang yang didapat sebanyak 558, dan total skor nilai dari ancaman sebesar 1.140. Tujuan penelitian adalah untuk mendapatkan strategi alternatif pengembangan pelayanan geriatric yang sesuai kondisi internal dan ekternal. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan penelitian sebanyak 14 informan yang terdiri dari staf dan pasien. Kesimpulan: didapatkan analisis SWOT sebanyak 25 dari 9 strategi alternatif yang memiliki nilai tertinggi diantaranya, (a) Memanfaatkan minat masyarakat terhadap layanan geriatric secara islami yang sudah diterapkan oleh RSU Muhammadiyah Kota Metro; (b) Memperhatikan kebutuhan pasar dan meningkatkan kualitas layanan untuk bersaing dengan rumah sakit lain; (c) Mengembangkan program geriatric yang berfokus pada nilai-nilai islam untuk menarik lebih banyak pasien lansia; (d) Membangun kemitraan dengan lembaga atau oraganisasi lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan geriatric serta memanfaatkan sumberdaya eksternal untuk selalu berinovasi dengan menggandeng pihak eksternal yang memiliki keahlian khusus; (e) Menjalin kolaborasi dengan fasilitas layanan kesehatan lain seperti klinik yang berada di bawah naungan rumah sakit dan asurasi lainnya untuk menjalankan program geriatric bersama;
MONITORING DAN EVALUASI KEPATUHAN PETUGAS KESEHATAN DALAM PENERAPAN CUCI TANGAN DI RUANG RAWAT INAP RSIA AMC METRO TAHUN 2022 Mayasari, Fitri Yuli; Putra, Yogi Catur; Pertiwi, Windi; Lestari, Rizky Aprilianti
Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Kesadaran tentang mencuci tangan pada petugas kesehatan merupakan perilaku yang mendasar dalam upaya mencegah infeksi. Mencuci tangan menjadi pengaruh besar bagi upaya pencegahan terhadap terjadinya infeksi nosocomial (INOS). Kepatuhan petugas kesehatan dalam melakukan cuci tangan harus sesuai dengan standar prosedur operasional yang berlaku di rumah sakit. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui tingkat kepatuhan pelaksanaan kegiatan cuci tangan terhadap petugas tenaga kesehatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Anugerah Medical Centre Metro. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian evaluasi (evaluation study). Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini teknik sampling jenuh yaitu mengambil semua anggota populasi menjadi sampel. Hasil: Hasil dari penelitian ini adalah petugas kesehatan di Rumah Sakit Ibu dan Anak Anugerah Medical Centre Metro belum tepat dan patuh melakukan kegiatan cuci tangan. 85 % petugas kesehatan patuh menjalankan cuci tangan Simpulan dan saran: Tenaga kesehatan belum mematuhi pelaksanaan kegiatan cuci tangan. Sebaiknya dilakukan edukasi kepada tenaga kesehatan terkait pentingnya kegiatan cuci tangan.
Analisis Hubungan Kepatuhan Petugas dengan Penerapan 5 Momen Cuci Tangan di RSIA AMC Metro Lestari, rizky Aprilianti; Mayasari, Fitri Yuli; Pertiwi, Windi; Putra, Yogi Catur
Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini sebelumnya telah menginvestigasi isu-isu sejenis dalam beberapa tahun terakhir. Sejumlah penelitian telah mengulas hubungan antara kepatuhan petugas dan penerapan praktik cuci tangan, memberikan landasan untuk melihat permasalahan ini dengan sudut pandang yang lebih terperinci. Studi ini melibatkan analisis hubungan antara kepatuhan petugas dan penerapan 5 momen cuci tangan di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) AMC Metro. Kajian ini muncul dari kebutuhan untuk mengoptimalkan upaya pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit melalui pemahaman yang lebih mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan petugas terhadap praktik cuci tangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis hubungan antara kepatuhan petugas dan penerapan 5 momen cuci tangan di RSIA AMC Metro. Rancangan penelitian ini terdiri dari beberapa tahapan operasional yang melibatkan pemilihan sampel, pengumpulan data, serta analisis data.
GAMBARAN KEPATUHAN DOKTER DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) TERHADAP PENERAPAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI (PPI) DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH METRO Putra, Yogi Catur; Pertiwi, Windi; Mayasari, Fitri; Lestari, Rizky Aprilianti
Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service Vol. 1 No. 1 (2024): JANUARY
Publisher : Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan APD merupakan kepatuhan yang harus dipatuhi oleh petugas kesehatan salah satunya dokter di ruang rawat inap karena dapat kontak langsung dengan pasien dan keluarga pasien. Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) Rumah Sakit Muhammadiyah mempunyai program dan kebijakan dalam memberikan kewaspadaan standar di setiap unitunit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepatuhan dokter dalam menggunakan APD di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro pada bulan Agustus-Oktober 2023. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif, dengan pendekatan deskriptif, Teknik yang digunakan yaitu random sampling yaitu secara acak untuk mendapatkan sampel, penelitian dilakukan pada Agustus – Oktobrer 2023 di Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Metro. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada 3 bulan terakhir yaitu bulan Agustus, Oktober, November diketahui terdapat penurunan dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) pada dokter di bulan November yaitu sebanyak 45% dokter yang menggunakan alat pelindung diri (APD) setelah terkena cairan tubuh pasien. Dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) sudah benar hanya saja masih ada beberapa dokter yang belum patuh dalam penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai penerapan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
Faktor Yang Mempengaruhi Ketidakefektifan Digital Marketing Di Rumah Sakit Islam Metro LESTARI, RIZKY APRILIANTI; FRIEZSHIA, ANNIESHA; ANGGUNIAR, EVA NIRMALA; EFENDI, DEBI; IMELDA, RIZKA; NIA RAHMAWATI; M.FUADUL IRFAN
Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service Vol. 1 No. 2 (2024): JULY
Publisher : Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDigital marketing, sebagai bagian integral dari transformasi digital, memainkan peran krusial dalam menghubungkan rumah sakit dengan pasien potensial dan meningkatkan reputasi serta pangsa pasar. Desain studi yang digunakan berupa studi observasional deskriptif melalui pengamatan indikator keberhasilan transformasi digital dan indikator keberhasilan pemasaran di Rumah Sakit Islam Metro. Inisiatif "One Day One Story" dapat menjadi langkah strategis bagi Rumah Sakit Islam Metro dalam meningkatkan visibilitas dan daya tarik di ranah digital. Dengan konsisten membagikan satu kisah inspiratif atau informasi bermanfaat setiap harinya melalui berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, dan lainnya, rumah sakit tidak hanya sekadar mempromosikan fasilitas dan layanan, namun juga membangun koneksi emosional dengan masyarakat. Dengan demikian strategi yang tepat dalam program "One Day One Story" dapat menjadi salah satu pilar utama dalam upaya meningkatkan pemasaran digital Rumah Sakit Islam Metro.
STRATEGI PENINGKATAN MINAT MASYARAKAT TERHADAP LAYANAN PENGANTARAN OBAT (GOBAT) MELALUI PROMOSI EFEKTIF DI RSUD JENDERAL AHMAD YANI Imelda, Riska; Lestari, Rizky Aprilianti; Pertiwi, Windi
Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service Vol. 2 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Long queues at outpatient pharmacies are a common complaint, prompting RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro to launch the Home Drug Delivery (GOBAT) service to improve patient efficiency and comfort. This innovation aligns with the Minimum Service Standards for drug waiting times. However, the utilization rate of GOBAT is still not optimal. Method: This qualitative study involved data identification, problem identification, and root cause analysis using a Fishbone Diagram at RSUD Jenderal Ahmad Yani Metro. Result: The analysis revealed that a lack of promotion and information is the main reason for low public interest in GOBAT. Proposed innovations include X-banners, posters, and optimization of digital media through Instagram podcasts. Conclusion: Effective promotional strategies are expected to increase public awareness, understanding, and interest in GOBAT, contributing to improved hospital service efficiency.
STRATEGI EFEKTIF DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN SUMBER DAYA MANUSIA DI UNIT PENDIDIKAN, PELATIHAN, DAN PENELITIAN (DIKLATLIT) RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG MELALUI RE-DISTRIBUSI DAN TRAINER INTERNAL Lestari, Rizky Aprilianti; Mayasari, Fitri Yuli; Ahmad Mukhtaruddin Syarfan; Elyana Afifa Afra; Oktapianingtyas, Aulia Rahma; Azizah, Fatikha Syiam; Sihab, Najwa; Pustika, Fita; Andin Pinesti Suryaning Sarah
Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service Vol. 2 No. 2 (2025): Juli 2025
Publisher : Journal of Hospital Administration and Excellent Health Service

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Introduction: Meeting human resource (HR) needs in hospitals is a significant challenge in providing optimal healthcare services. The Education, Training, and Research (Diklatlit) Unit plays a strategic role in HR development. The importance of qualified human resources in improving service quality and hospital competitiveness is undeniable. Effective and efficient healthcare services depend heavily on the skills, knowledge, and professional attitudes of both medical and non-medical personnel. Methods: This research was conducted through Field Learning Experience (PBL) activities using an observational and participatory approach at Adventist Hospital Bandar Lampung. The research method was carried out in several ways, namely: 1) Direct observation of activities and work processes in the Training and Development Unit and related units in the hospital, 2) Semi-structured interviews with the head of the Training and Development Unit, 3) Documentation of training policies, training schedules, and results of previous training evaluations. Results: The main problems were a shortage of HR and excessive workload in the Diklatlit Unit. The HR redistribution strategy and the development of internal trainers were identified as effective solutions in supporting the sustainability of the training program. Conclusion: The implementation of HR redistribution and internal training has been proven to support the efficiency and sustainable capacity building of the Diklatlit Unit.
Analisis Penerapan SNOMED-CT sebagai Medicine-Clinical Terminology Pertiwi, Windi; Putra, Yogi Catur; Lestari, Rizky Aprilianti; Aprilianingsih, Maya; Angguniar, Eva Nirmala
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 1 (2026): Volume 15 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i1.24592

Abstract

Implementasi Sistematisasi Nomenklatur Kedokteran-Istilah Klinis (SNOMED-CT) merupakan fondasi penting dalam mewujudkan interoperabilitas sistem informasi kesehatan. Studi ini membahas dinamika adopsi SNOMED-CT di berbagai negara, dengan fokus utama pada Korea Selatan sebagai contoh implementasi yang strategis dan terstruktur. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan pustaka kualitatif dengan meneliti artikel ilmiah dari jurnal peer-reviewed dan dokumen kebijakan yang diterbitkan antara tahun 2020 dan 2024. Berbagai aspek yang dianalisis meliputi kebijakan nasional, pemetaan istilah lokal, integrasi ke dalam rekam medis elektronik, dan tantangan teknis yang ada. Dalam konteks Indonesia, adopsi SNOMED-CT masih dalam tahap awal, tetapi menunjukkan prospek yang menjanjikan melalui kebijakan pemerintah, keberadaan standar istilah klinis, dan proyek percontohan di rumah sakit vertikal. Hambatan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan infrastruktur digital, distribusi sumber daya manusia terlatih yang tidak merata, dan kebutuhan untuk mengembangkan konten lokal yang relevan, terutama dalam konteks bencana. Studi ini merekomendasikan pentingnya kolaborasi lintas sektor, pelatihan intensif bagi tenaga kesehatan dan/atau personel terkait, serta integrasi terminologi standar dengan platform SATUSEHAT. Dengan pendekatan adaptif dan partisipatif, SNOMED-CT dapat menjadi landasan semantik yang kuat untuk pengembangan ekosistem data kesehatan digital yang inklusif dan terintegrasi di Indonesia.
ANALISIS PENERAPAN PRINSIP FIFO (FIRST IN, FIRST OUT) DALAM OPTIMALISASI TATA LETAK GUDANG FARMASI : STUDI KASUS PENINGKATAN LOGISTIK DI RSI METRO Lestari, Rizky Aprilianti; Putra, Yogi Catur; Handayani , Melan
Journal of Hospital Administration and Management (JHAM) Vol 6 No 2 (2025): Journal of Hospital Administration and Management (JHAM)
Publisher : LPPM Universitas Awal Bros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54973/jham.v6i2.761

Abstract

This study aims to address the challenges in managing the pharmaceutical warehouse at Metro Islamic Hospital (RSIM), which has not fully complied with the First In, First Out (FIFO) principle. This non-compliance has the potential to cause a buildup of expired stock, financial losses, and decreased operational efficiency, as well as endangering patient safety. This report is the result of Field Learning Practice (PBL) conducted at RSIM, identifying the causes of the problem and evaluating its impact.. Method: The approach used in this study was direct observation of the storage and arrangement of pharmaceutical supplies in the RSIM warehouse. Data was collected through field observations, interviews with relevant staff, and internal document analysis. Priority issues were identified using the USG (Urgency, Seriousness, Growth) method to determine the main issues that needed immediate attention.. Conclusion: The results of this study indicate that the issue of drug arrangement that does not comply with FIFO is a top priority. Implementing a strategy to improve the layout of the pharmaceutical warehouse based on FIFO at RSIM is crucial to minimize the risk of expired drugs, reduce financial losses, improve patient safety through timely and high- quality drug administration, and enhance compliance with good pharmaceutical practice (GPP) regulations.Keyword: Pharmaceutical Warehouse, FIFO, Metro Islamic Hospital, Operational Efficiency, Patient Safety.