Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pendekatan Komunikasi Interpersonal Guru dalam Meningkatkan Efektivitas Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus di Pusat Pelayanan Disabilitas Denpasar Rendra, Kadek Elsa Masari Devi; Sari, Putu Ratna Juwita; Arniti, Ni Ketut; Srikandi, Melati Budi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4204

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan oleh tenaga pendidik dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di Pusat Pelayanan Disabilitas (PLD) Kota Denpasar. Dalam pendidikan inklusif, komunikasi interpersonal menjadi elemen kunci yang berfungsi membangun kedekatan emosional antara guru dan peserta didik, terutama bagi anak yang mengalami hambatan dalam berinteraksi, memahami bahasa, atau mengekspresikan diri. Melalui komunikasi yang tepat, guru mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, suportif, dan kondusif bagi perkembangan kognitif maupun sosial anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus untuk menggali pengalaman autentik para pendidik. Data dikumpulkan melalui observasi langsung aktivitas pembelajaran, wawancara mendalam dengan guru serta tenaga pendukung, dan analisis dokumentasi lembaga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat lima strategi utama komunikasi interpersonal yang diterapkan guru, yaitu keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Keterbukaan terlihat dari kesediaan guru menerima informasi dan respons anak secara jujur; empati tampak melalui kemampuan memahami kondisi emosional anak; dukungan diberikan melalui penguatan verbal maupun nonverbal; sikap positif tercermin pada penggunaan bahasa yang lembut dan ekspresif; sementara kesetaraan diwujudkan melalui perlakuan yang menghargai martabat anak. Penerapan strategi tersebut terbukti meningkatkan rasa percaya diri siswa, memotivasi mereka untuk lebih aktif belajar, serta mendorong perkembangan kemampuan interaksi sosial. Temuan penelitian ini menegaskan perlunya pelatihan komunikasi interpersonal bagi pendidik agar pembelajaran yang inklusif, efektif, dan berorientasi pada kemanusiaan dapat terwujud secara berkelanjutan.