Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penerapan Green Management untuk Penguatan Daya Saing UMKM Batik melalui Diversifikasi Produk Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi; Ni’am, Achmad Chusnun; Ratnaning Andini, Dyah Utari; Budi Djonler, Aan Setiya; Rochmatulloh, Sholeh; Permana, Galuh Argo
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 9 No. 3
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v9i3.5976

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan dengan melibatkan dua mitra utama, yaitu UD Berkah Mojo dan CV Pesona Batik Jombang, yang selama ini menghadapi berbagai kendala penting, terutama terkait keterbatasan dalam penerapan produksi ramah lingkungan, pengelolaan limbah cair maupun limbah padat, serta belum optimalnya upaya diversifikasi produk batik yang berdaya saing. Topik ini dipilih karena industri batik merupakan sektor unggulan di Kabupaten Jombang dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan manajemen hijau yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, ekonomi, dan sosial. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui lima tahapan terstruktur, yaitu sosialisasi program, pelatihan, penerapan konsep, pendampingan serta evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan program. Kegiatan pelatihan mencakup materi green management, prinsip reuse, recycle, dan upcycle, serta strategi diversifikasi produk berbasis motif lokal. Selanjutnya, pendampingan dilaksanakan secara berkala untuk memastikan mitra mampu mengimplementasikan konsep yang diperoleh ke dalam praktik produksi harian secara konsisten. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas mitra dalam mengelola limbah, menghasilkan produk turunan batik dengan nilai tambah lebih tinggi, serta memperluas pangsa pasar melalui penerapan pemasaran hijau yang lebih efektif. Dampak nyata terlihat dari peningkatan rata-rata omset Mitra 1 sebesar 8,20% dan Mitra 2 sebesar 10,41% setelah intervensi berlangsung. Secara keseluruhan, penerapan green management yang dipadukan dengan diversifikasi produk terbukti efektif memperkuat daya saing dan keberlanjutan UMKM batik.
TRANSFORMASI UMKM BATIK MENUJU PRODUK RAMAH LINGKUNGAN MELALUI GREEN BRANDING BERBASIS STORYTELLING Wibowo, Nugroho Mardi; Widiastuti, Yuyun; Siswadi, Siswadi; Ni’am, Achmad Chusnun; Ratnaning Andini, Dyah Utari; Budi Djonler, Aan Setiya; Rochmatulloh, Sholeh; Permana, Galuh Argo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 8 (2025): Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Ekologis untuk Mencapai Keberlanjutan Menuju Ind
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v8i0.2709

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk menjawab tantangan yang dihadapi oleh CV Pesona Batik Jombang dalam menyesuaikan diri dengan tren konsumen yang semakin menekankan aspek keberlanjutan (sustainability) dan kepedulian lingkungan (eco-consciousness). Permasalahan utama mitra terletak pada keterbatasan strategi komunikasi produk ramah lingkungan, sehingga citra batik belum sepenuhnya dipersepsikan sebagai produk berorientasi hijau. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat daya saing mitra melalui penerapan green branding berbasis storytelling. Metode pelaksanaan meliputi lima tahapan, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan konsep, pendampingan, dan evaluasi. Pelatihan berfokus pada penguatan pengetahuan mitra tentang green branding dan praktik storytelling, dilanjutkan dengan pendampingan untuk memastikan penerapannya secara konsisten. Evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dibuktikan dengan rata-rata skor post-test yang meningkat 35% dibandingkan pre-test serta lebih dari 80% peserta berada pada kategori baik. Dampak nyata terlihat dari kemampuan mitra dalam mengintegrasikan narasi storytelling pada kemasan produk dan website pesonabatikjombang.com, yang memperkuat citra batik ramah lingkungan dan meningkatkan kepercayaan konsumen. Hasil ini membuktikan bahwa green branding berbasis storytelling dapat menjadi strategi efektif untuk memperkuat keberdayaan UMKM batik dan mendukung keberlanjutan industri kreatif.