Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair kulit nanas dan dosis pupuk anorganik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) Risda Nurdiani; fedri Ibnusina; Delni Alek Candra
Composite : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 7 No 2 (2025): Agustus
Publisher : University of Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/composite.v7i2.885

Abstract

Pakcoy (Brassica rapa L.) is a relatively short-lived agricultural crop that can be harvested in a short time. This study aims to find the concentration of pineapple peel POC nutrition and 50% NPK to replace the role of 100% NPK fertilizer and support the growth and yield of pakcoy plants. The research method used a Randomized Group Design with 4 treatments, namely P1: 100% inorganic fertilizer, P2: 240 mL pineapple peel POC/ 1 L of water + 50% NPK, P3: 260 mL pineapple peel POC/ 1 L of water + 50% NPK, P4: 280 mL pineapple peel POC/ 1 L of water + 50% NPK, six replication. Parameters observed were the number of leaves, leaf width, leaf length, fresh weight, crown weight, root weight, and root length. Based on the results of the study, significant results were obtained in the observation parameter of leaf length (cm), fresh weight (g), root length (cm), while those that were not significant were in the observation parameters of the number of leaves (strands). Leaf width (cm), crown weight (g), root weight (g). From the results of the study, it was found that 260 ml of pineapple peel POC / 1 liter of water + 50% NPK was the best treatment level and could replace the role of 100% NPK. Based on this research, it is recommendded for pakcoy cultivation using nutrition 260 mL pineapple peel POC / 1 L of water + 50% NPK can increase plant growth and production as well as environmentally friendly.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KONSUMEN DALAM KEPUTUSAN PEMBELIAN SAYURAN SELADA HIDROPONIK DI KOTA PADANG Hasyim Muttaqin; Delni Alek Candra; Nofrianil Nofrianil
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i2.18732

Abstract

Hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah, melainkan menggunakan air yang telah diperkaya dengan nutrisi dan oksigen dalam kadar tertentu. Selada hidroponik dikenal memiliki kualitas yang lebih unggul dibandingkan sayuran konvensional karena bebas dari pestisida dan lebih higienis. Peningkatan permintaan terhadap selada hidroponik memberikan peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan pasar dan meningkatkan produksi. Keputusan pembelian merupakan proses yang dilalui individu dalam memilih dan membeli suatu produk berdasarkan pertimbangan tertentu. Di Kota Padang, keputusan pembelian selada hidroponik dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya harga, kualitas produk, promosi, dan kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian selada hidroponik di Kota Padang, dengan latar belakang meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat dan kebutuhan akan produk pertanian yang aman dikonsumsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan 102 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga, promosi, dan kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian, sedangkan kualitas produk tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Nilai Adjusted R² sebesar 0,610 mengindikasikan bahwa 61% variasi keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh keempat variabel tersebut. Temuan ini menekankan pentingnya strategi pemasaran yang komprehensif, khususnya dalam hal penetapan harga, peningkatan kualitas layanan, dan promosi yang tepat sasaran guna meningkatkan minat beli konsumen terhadap produk hidroponik.Kata Kunci : Keputusan Pembelian, Perilaku Konsumen, Hidroponik