Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Minyak Jelantah Dan Minyak Atsiri Kulit Jeruk Sebagai Sabun Cuci Piring Dhanang Prawira Nugraha; Rollando Rollando; Eva Monica; Godeliva Adriani Hendra
Khidmat: Journal of Community Service Vol 2 No 1 (2025): April, 2025
Publisher : Pusat Studi Kebijakan dan Tata Kelola Maritim, Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/khidmat.v2i1.7038

Abstract

Dusun Godehan adalah salah satu dusun di Desa Kucur yang terletak di kaki Gunung Kawi, Kabupaten Malang. Dusun ini merupakan salah satu sentra penghasil jeruk keprok, namun masyarakat masih menjualnya dalam bentuk buah mentah tanpa pengolahan lebih lanjut. Selain itu, masalah lalat juga menjadi kendala dalam produksi jeruk keprok. Kedua masalah ini menyebabkan nilai ekonomi jeruk keprok masih rendah. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdi dari Universitas Ma Chung memberikan solusi melalui pelatihan pengolahan jeruk keprok menjadi produk bernilai tambah, seperti sabun cuci piring berbahan dasar minyak atsiri kulit jeruk. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK Dusun Godehan dalam mengolah jeruk keprok. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi empat tahap, yaitu: persiapan, pelatihan destilasi minyak atsiri, pelatihan pembuatan sabun, dan evaluasi. Peserta pelatihan terdiri dari 20 orang perwakilan ibu-ibu PKK. Bahan-bahan yang digunakan antara lain minyak atsiri kulit jeruk, minyak jelantah, kalium hidroksida, HPMC, asam stearat, gliserin, BHT, EDTA-Na, amphitol, parfum, pewarna, dan aquades. Kegiatan ini berlangsung selama 7 bulan (Maret–September 2023) dan mendapatkan respons positif. Sebanyak 94% peserta merasa puas dengan program ini serta bangga dengan produk yang dihasilkan. Melalui pelatihan ini, pengetahuan dan keterampilan masyarakat meningkat, khususnya dalam pembuatan sabun cuci piring. Ke depan, diharapkan produk sabun ini dapat diproduksi dalam skala lebih besar untuk meningkatkan nilai ekonomi jeruk keprok Dusun Godehan.
An Overview the Levels of Depression, Anxiety and Stress in Pharmacy Students Post Covid-19 Pandemic dhanang prawira nugraha; Rodhi Anshari
Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah STIKES Yarsi Mataram
Publisher : Institut Kesehatan YARSI Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57267/jisym.v15i1.433

Abstract

Depression, anxiety and stress are psychological disorders that affect mental conditions. these conditions in students can cause a decrease in learning performance and can ultimately affect the cumulative grade point average. With Covid-19 under control, there has been a change in the learning system, which during the Covid-19 pandemic was carried out online has changed to offline again. This certainly affects the psychological condition of students. This study aimed to reveal the description of the levels of depression, anxiety, and stress after engaging in offline learning. This research was conducted with a cross-sectional design, the subjects of this study were all students of the pharmacy department who met the inclusion and exclusion criteria and the variables used in this study were gender, semester and levels of depression, anxiety and stress. The instrument used in this study was the Indonesian DASS-42 questionnaire and the analysis used in this study was descriptive analysis. The result is that female students experience the most severe levels of depression, anxiety and stress. whereas based on the semester students with very severe depression were most in the 3rd semester group, very severe anxiety was mostly experienced by students in 5th semester and very severe stress was experienced by students in 7th semester. The conclusion of this study showed that pharmacy students had a moderate level of depression, for anxiety levels and stress are at normal levels. ABSTRAK Depresi, kecemasan dan stress merupakan gangguan psikologis yang mempengaruhi kondisi mental. kondisi tersebut dapat menyebabkan penurunan prestasi belajar dan pada akhirnya dapat mempengaruhi indeks prestasi kumulatif. Dengan terkendalinya Covid-19, maka terjadi perubahan sistem pembelajaran yang selama pandemi Covid-19 dilakukan secara daring berubah menjadi luring kembali. Hal ini tentu berpengaruh pada kondisi psikologis mahasiswa. Penelitian ini ingin mengungkap bagaimana gambaran tingkat depresi, kecemasan dan stres setelah melakukan pembelajaran secara luring. Penelitian ini dilakukan dengan desain cross sectional, subjek penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan farmasi yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dan variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis kelamin, semester dan tingkat depresi, kecemasan dan stres. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner DASS-42 Indonesia dan analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa perempuan mengalami tingkat depresi, kecemasan dan stres yang paling berat. Sedangkan berdasarkan semester mahasiswa dengan depresi sangat berat paling banyak terdapat pada kelompok semester 3, kecemasan sangat berat paling banyak dialami oleh mahasiswa semester 5 dan stres sangat berat paling banyak dialami oleh mahasiswa semester 7. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa farmasi memiliki tingkat depresi yang sedang, untuk tingkat kecemasan dan stres berada pada tingkat normal
Integrating Drug-Related Problems Identification and INA-CBGs Cost Gap Analysis in Hemorrhagic Stroke Patients with Hypertension: A PCNE-Based Systematic Review Deddy Setyagus Ariawan; Dhanang Prawira Nugraha; Fithria Dyah Ayu; Vitarani Dwi Ananda Ningrum; Julaeha Julaeha
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 7 No. 6 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i6.151

Abstract

Hemorrhagic stroke with comorbid hypertension is a complex clinical condition with a high economic burden. In the National Health Insurance (JKN) financing system, INA-CBG package rates often do not reflect the actual costs incurred by hospitals. One potential factor contributing to this cost gap is Drug-Related Problems (DRPs), which include incorrect dosing, drug interactions, and inappropriate therapy.Objective to assess the impact of DRPs on the cost gap between INA-CBG tariffs and actual costs of hemorrhagic stroke care with hypertension, as well as to evaluate the effectiveness of the PCNE method in identifying DRPs. Following PRISMA guidelines, a literature search was conducted on PubMed, ScienceDirect, ProQuest, and Google Scholar (2020–2025) using keywords related to hemorrhagic stroke, hypertension, cost-effectiveness, INA-CBGs, and PCNE. Primary studies analyzing DRPs and/or comparing actual costs with INA-CBGs tariffs in hemorrhagic stroke patients were included. The data were synthesized narratively, focusing on types of DRPs, application of PCNE, and cost gaps. Of 195 articles, 11 were included in the synthesis, with 3 highly relevant. DRPs (eg, inappropriate drug selection) were detected in over 60% of cases using PCNE, leading to increased costs. The gap between actual costs and INA-CBGs tariffs reached up to IDR 8 million. DRPs are significant determinants of cost inefficiency in the care of hemorrhagic stroke patients with hypertension. Systematic implementation of the PCNE method integrated with pharmacoeconomic evaluation is recommended to support the sustainability of JKN. This study suggests tariff adjustments for INA-CBGs and an expanded role for pharmacists.
Analisis Hubungan Hambatan Terhadap Kepatuhan pada Pasien Diabetes Melitus Rafica Tri Oktaviasari; Godeliva Adriani Hendra; Dhanang Prawira Nugraha
Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jfmc.v3i2.86

Abstract

Diabetes Melitus adalah Kondisi yang ditandai dengan kadar glukosa darah tinggi yang terus-menerus akibat produksi insulin yang tidak mencukupi atau gangguan kinerja insulin. Tim peneliti di Rumah Sakit Lavalette, Malang, bertujuan untuk mempelajari tantangan yang dihadapi pasien diabetes melitus dan seberapa baik mereka mematuhi rencana perawatan mereka. Desain penelitian ini menggunakan Cross-Sectional dengan pengambilan data secara prospektif yaitu melalui wawancara kuesioner kepada pasien diabetes melitus pada pasien diabetes melitus di poli rawat jalan Rumah Sakit Lavalette Malang pada bulan Mei - Juni 2023. Sampel yang memenuhi kriteria yaitu sejumlah 155 pasien, menggunakan lembar pengumpul data dan kuesioner yaitu Medication Adherence Rating Scale 5 (MARS-5) serta Diabetes Obstacle Quetionnare (DOQ) kemudian dianalisis menggunakan Uji Chi Square. Hasil penelitian ini pada penggunaan OAD oral 30 pasien dan kombinasi 125 pasien DM, analisis hubungan hambatan terhadap kepatuhan pasien DM yaitu hambatan pengobatan p-value 0,008, hambatan pengobatan sendiri p-value 0,007, hambatan pengetahuan dan keyakinan p-value 0,001, hambatan mengatasi diabetes p-value 0,000. Adapun analisis hubungan sosio demografi dengan kepatuhan yaitu pada penggunaan obat antidiabetes. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara hambatan dengan kepatuhan pasien DM, tidak terdapat hubungan antara sosio jenis kelamin, IMT, komorbid, lama menderita, riwayat keluarga, pekerjaan, tingkat pendidikan, perokok kecuali usia yang terdapat hubungan dengan kepatuhan pasien DM.