Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Respon Guru dan Siswa terhadap Kondisi Sarana-Prasarana Terbatas: Studi Responsif di SD Inpres Tello III Fitra Ramadhani; Andi Nabilah Fadilah; Muh. Cipta Dermawan; Rifani Aulia; Emi Rahma; Nuraini Yusuf; Dariyono
Edutechno : Educational Technology Journal Vol. 1 No. 02 (2025): Volume 01 Nomor 02 (Desember 2025)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edukasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/edutechno.v1i02.479

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengevaluasi respons guru dan siswa terhadap kondisi fasilitas belajar yang terbatas dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di SD Inpres Tello III Makassar. Keterbatasan muncul akibat meningkatnya jumlah siswa sehingga musala dialihfungsikan sebagai ruang belajar alternatif bagi kelas V, dengan pencahayaan dan ventilasi terbatas serta penggunaan karpet dan meja lipat sebagai sarana utama. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan Model Evaluasi Responsif Robert E. Stake. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara dengan kepala sekolah, 3 guru, dan 23 siswa, kemudian dianalisis melalui reduksi, penyajian data, dan verifikasi menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merespons keterbatasan fasilitas secara adaptif melalui pemanfaatan media sederhana, variasi metode pembelajaran, serta pengelolaan kelas yang fleksibel untuk menjaga keterlibatan siswa. Siswa juga menunjukkan respons positif berupa antusiasme, kenyamanan belajar, dan kemampuan beradaptasi meskipun ruang belajar kurang ideal. Kolaborasi antara guru, siswa, dan pihak sekolah memungkinkan pembelajaran tetap berjalan efektif dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Penelitian menyimpulkan bahwa kreativitas pedagogis dan kerja sama menjadi faktor penting dalam mengatasi keterbatasan fasilitas serta mendukung strategi pembelajaran adaptif di sekolah dengan kondisi serupa.
PROBABILITY-BASED RISK IN BUILDING PROJECTS: A MULTIDIMENSIONAL SYSTEMATIC REVIEW ACROSS RISK TYPES, PROJECT STAGES, AND BUILDING USES Dariyono; Oei Fuk Jin, Oei Fuk Jin
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 31 No 2 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v31i2.5966

Abstract

Probabilistic risk management has become central to delivering safer and more resilient building projects under growing cost, schedule, and sustainability pressures. This study synthesizes how probability-based approaches have been applied in building-related risk research and identifies unresolved gaps that limit their practical impact. Using a PRISMA-guided systematic literature review of the Scopus database, we screened 165 records and qualitatively analyzed 39 Q1–Q4 journal articles published between 2015 and 2025. The review applies a multi-dimensional framework that classifies studies by risk type, project type, life-cycle stage, building type, methodology, and geographic context. Quantitative designs dominate, particularly Monte Carlo simulation and Bayesian or Dynamic Bayesian Network models, which are frequently embedded in BIM-enabled and Digital Twin environments for cost, safety, and seismic performance assessment. Evidence shows that construction and financial risks, commercial and residential buildings, and construction and operation–maintenance stages attract most scholarly attention, while pre-construction phases, infrastructure assets, and developing-country contexts remain under-explored. The review develops an integrated conceptual map that links probabilistic techniques with risk categories and project settings, and highlights the citation influence of seminal contributions. It also reveals methodological imbalances (limited mixed-methods and participatory studies) and weak integration of probabilistic risk assessment with sustainability and resilience objectives. Future research should extend probabilistic risk models to under-represented geographies and project types, exploit hybrid quantitative–qualitative and AI-enhanced approaches, and embed climate and circular-economy considerations into construction risk decision-support tools.