Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Makna Harta Sebagai Nilai Ekonomi dan Amanah: Analisis Konseptual dalam Akuntansi Syariah Ulfa Sari; Rohana Rohana; Nur Hikmah; Masyhuri Masyhuri
Journal of Economic and Business Advancement Vol. 1 No. 2 (2025): December: Ascendia: Journal of Economic and Business Advancement
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/550pw382

Abstract

This study explores the meaning of wealth within Islamic accounting by integrating classical and contemporary perspectives to construct a comprehensive conceptual understanding that reflects its economic and moral dimensions. Wealth in Islamic epistemology is positioned not merely as a material asset but as a trust (amanah) that obligates ethical responsibility in its acquisition, management, and distribution. Using a qualitative literature-based approach, this study analyzes authoritative Islamic economic and accounting sources to map the spiritual, social, economic, and accountability values embedded in wealth. The findings reveal that Islamic accounting must extend beyond conventional asset measurement by incorporating dimensions of halal sources, equitable distribution, moral accountability, and societal welfare. Wealth functions not only as an economic instrument but also as a means to uphold justice, prevent inequality, and support public prosperity in accordance with maqasid al-shariah. This conceptual review highlights that the integration of ethical and economic values is essential for strengthening the theoretical foundation of Islamic accounting and ensuring that financial reporting practices remain aligned with the principles of amanah and social responsibility.
EFEKTIVITAS METODE BELAJAR SAMBIL BERMAIN DALAM MENINGKATKAN KESADARAN KEBERSIHAN LINGKUNGAN ANAK PINGGIRAN Nurul Faikah; Nur Hikmah; Mus Muliadi; Qudratullah Qudratullah
LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): LEMBAH: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan yang tidak menarik dan tidak diterima seringkali menjadi penyebab masalah kebersihan lingkungan di kalangan anak-anak di pinggiran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif program seperti "Berdakwah Melalui Games", contohnya, dalam meningkatkan kesadaran anak-anak pinggiran akan kebersihan lingkungan dan bagaimana mereka menjaganya. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif melalui studi kasus. Pendekatan bermain (belajar dengan bermain), diskusi interaktif, dan pemahaman agama tentang kebersihan adalah fokus dari pendekatan komunikasi yang digunakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa komunikasi yang memanfaatkan media visual, permainan, dan bahasa sederhana berhasil mengatasi kesulitan literasi dan menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan. Ini memungkinkan anak-anak untuk secara efektif menyampaikan dan menginternalisasi pesan kebersihan.
Dakwah Digital di Tiktok: Analisis Self-Regulatio dan Pesan Mindfulness dalam Mewjudkan Ketenagan Diri Nur Hikmah; Qudratullah
ALAMTARA Vol 9 No 2 (2025): Alamtara: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Institut Agama Islam Tarbiyatut Tholabah (IAI TABAH)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58518/alamtara.v9i2.4395

Abstract

This study analyzes the communication strategies of Islamic preaching on TikTok in responding to the challenges of digital anxiety among the younger generation. The main focus of the study is the exploration of the casual (chill) style of preaching and self-regulation techniques as an effort to create calm in the audience. It uses qualitative methods with a content analysis design on 80 popular Islamic preaching videos (2023–2025) and in-depth interviews with 10 informants (aged 18–30). Theoretically, this study integrates Maslow's Hierarchy of Needs Theory, specifically the levels of safety and self-actualization needs as a framework for interpreting the effects of content. The results show that the chill style, through an empathetic approach and friendly visuals, combined with self-regulation instructions (reflective pauses and breathing techniques), is proven effective in reducing momentary anxiety scores and increasing audience relaxation. The success of this strategy is indicated by an increase in the audience's ability to manage negative emotions after consuming the content. The limitations of this study lie in the duration of the calming effect, which is temporary and highly dependent on user personalization algorithms. This study recommends the integration of health literacy
Analisis Strategi Chill Dan Self-Regulate Dalam Pesan Dakwah Di Media Sosial Tiktok Sebagai Upaya Menciptakan Ketenangan Diri Nur Hikmah; Qudratullah
El Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam Vol. 6 No. 02 (2025): El-Madani: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Universitas PTIQ Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53678/b38cmk16

Abstract

Perkembangan media sosial, khususnya TikTok, telah membuka jalur unik bagi dakwah Islam yang menyasar generasi muda. Namun, konten video pendek yang sangat cepat dan stimulatif juga menimbulkan tantangan psikologis, seperti distraksi dan kecemasan digital. Penelitian ini mengeksplorasi dua strategi komunikasi dalam dakwah TikTok, yaitu gaya chill (santai, empatik, non-konfrontatif) dan teknik self- regulate (regulasi diri emosional dan perilaku), serta sejauh mana kedua strategi tersebut berkontribusi pada ketenangan diri audiens. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis konten terhadap beberapa video dakwah TikTok populer (periode 2023–2025) dan wawancara mendalam dengan 10 penonton aktif (usia 18–30). Analisis tematik mengidentifikasi pola strategi dan efek psikologis yang dirasakan audiens. Hasil menunjukkan bahwa penyampaian dengan gaya chill melalui bahasa sehari-hari, storytelling singkat, dan visual ramah dikombinasikan dengan ajakan regulasi diri seperti napas sadar, jeda reflektif, dan niat singkat, mampu menciptakan perasaan relaksasi dan ketenangan temporer. Strategi ini secara teoritis membantu memenuhi kebutuhan psikologis Maslow, khususnya kebutuhan Rasa Aman dan memberikan scaffolding menuju Aktualisasi Diri. Implikasi praktis mencakup rekomendasi bagi para kreator dakwah untuk mengintegrasikan teknik regulasi diri dalam produksi konten mereka, serta urgensi literasi dakwah digital yang sensitif terhadap kesehatan psikologis.