Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN TERHADAP KEUNGGULAN BERSAING (Suatu Studi pada Industri Haryati Bordir Kawalu) elma nafisya; Nurdiana Mulyatini; Iyus Yustini
Business Management and Entrepreneurship Journal Vol 6, No 4 (2024)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini difokuskan pada Pengaruh Orientasi Kewirausahaan terhadap Keunggulan Bersaing (Suatu Studi pada Industri Haryati Bordir Kawalu).Permasalahan yang dihadapi dalam penelitian ini berupa ketatnya persaingan diantara industri Haryati Bordir dengan industri yang lain. Hal tersebut mengharuskan perusahaan untuk menerapkan strategi yang efektif agar tetap unggul dalam bersaing serta pelayanan yang cenderung monoton menyebabkan perusahaan harus meningkatkan kualitas pelayanan yang di harapkan oleh konsumen. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran: 1) Pengaruh positif orientasi kewirausahaan terhadap keunggulan bersaing. 2) Keunggulan bersaing, dan 3) Seberapa besar pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap keunggulan bersaing di Haryati Bordir.Metode yang digunakan dalam penelitian ini analisis desain deskriptif dengan penyebaran kuesioner. Sedangkan untuk menganalisis data yang diperoleh digunakan analisis Koefisien Korelasi Rank Spearman, Uji Koefisien Determinasi, Uji Hopotesis menggunakan Uji Signifikansi (Uji t).Hasil dari penelitian dan pengolahan data menunjukkan bahwa terdapat pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap keunggulan bersaing pada Perusahaan Haryati Bordir Kawalu, hal tersebut berarti semakin baik orientasi kewirausahaan maka akan semakin meningkat pula keunggulan bersaing. Hasil penelitian tersebut tidak terlepas dari tingginya penilaian responden dalam hal orientasi kewirausahaan yang diberikan.Diharapkan Perusahaan Haryati Bordir Kawalu untuk selalu mengutamakan setiap pekerjaan yang paling penting. Karena berdasarkan penelitian penyelesaian pekerjaan belum berdasarkan atas urgensi kepentingan pekerjaan.