Lingkungan kerja merupakan faktor penting yang menentukan tingkat kenyamanan, motivasi, dan keterlibatan karyawan dalam organisasi. Banyak organisasi masih menghadapi rendahnya employee engagement akibat kondisi lingkungan kerja yang kurang mendukung, baik dari aspek fisik maupun psikososial. Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai pengaruh lingkungan kerja terhadap employee engagement melalui kajian literature review sistematis. Metode yang digunakan mencakup identifikasi topik, pencarian dan seleksi artikel full-text periode 2019–2025, analisis konten, serta sintesis temuan untuk mengungkap pola hubungan antarvariabel. Sebanyak sejumlah artikel nasional yang relevan dianalisis berdasarkan dimensi lingkungan kerja, instrumen pengukuran, dan hasil empirisnya. Hasil sementara menunjukkan bahwa lingkungan kerja fisik, seperti ergonomi, fasilitas, dan kebersihan ruang, berkontribusi meningkatkan fokus dan kenyamanan kerja. Sementara itu, lingkungan kerja non-fisik terbukti menjadi prediktor paling kuat bagi engagement melalui dukungan atasan, komunikasi, hubungan kerja, dan budaya organisasi. Temuan sintesis juga mengindikasikan bahwa kepemimpinan berperan sebagai mediator yang memperkuat pengaruh lingkungan kerja terhadap keterlibatan karyawan. Secara keseluruhan, sekitar 70–80% studi yang ditelaah menunjukkan hubungan positif signifikan antara kualitas lingkungan kerja dan tingkat engagement karyawan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah bagi organisasi untuk merancang strategi perbaikan lingkungan kerja sebagai upaya meningkatkan keterlibatan dan produktivitas karyawan.