Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of the Distribution of Inheritance to Heirs Based on Legal Status and Replacement in the Civil Code Anzalika putri Ramadani; Nuranisa; Yolanda Hendartin Batubara; Muhammad Arifin
ISNU Nine-Star Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Vol.2 No.1 2025 ISNU Nine Star Mei
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/ins9mj.v2i1.757

Abstract

This study discusses the distribution of inheritance to heirs based on legal status and replacement in Civil Law. The purpose of this study is to analyze the inheritance distribution procedure that is fair and in accordance with applicable legal provisions, as well as to understand the role of replacement heirs in the process. The method used is a normative approach by referring to Articles 841-848 of the Civil Code (KUHPerdata) which regulate the placement of heirs. The results of the study indicate that the distribution of inheritance that does not pay attention to the status and rights of heirs can trigger conflicts between them. Therefore, it is important to follow legal provisions to create justice and legal certainty for all parties involved in the distribution of inheritance.
Perlindungan Hukum Korban Pelecehan Seksual Terhadap Perempuan di Indonesia Muhammad Firmansyah; Anzalika Putri Ramadani
Mesada: Journal of Innovative Research Vol. 3 No. 1 (2026): January-June
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/fdt3bv26

Abstract

Fenomena meningkatnya pelecehan seksual terhadap perempuan, baik dalam bentuk verbal maupun nonverbal, menunjukkan bahwa posisi perempuan sebagai korban dalam hukum pidana masih lemah. Kondisi ini berdampak serius pada kondisi psikologis korban, seperti rasa malu, kehilangan kepercayaan diri, trauma, hingga ketakutan berkepanjangan. Bahkan dalam beberapa kasus, korban mengalami gangguan mental, stres berat, hingga bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pengaturan hukum yang ada saat ini dalam melindungi perempuan dari tindakan pelecehan seksual, serta upaya hukum yang dapat ditempuh oleh korban. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier seperti peraturan perundang-undangan, buku, dan jurnal. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi yang ada, seperti UU KDRT, UU Perlindungan Anak, dan UU Pornografi, belum secara spesifik mengatur persoalan pelecehan seksual terhadap perempuan. Oleh karena itu, diperlukan regulasi khusus yang memberikan perlindungan yang lebih komprehensif. Selain itu, diperlukan upaya pencegahan (preventif) melalui edukasi dan sosialisasi hukum, serta upaya penindakan (represif) oleh aparat penegak hukum guna memberikan perlindungan yang optimal bagi perempuan.