Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tinjauan Kriminologis Tentang Kejahatan Begal Yang Menggunakan Senjata Tajam Di Kota Medan Romadon Nasution; Sabina Saeca Gultom; Firly Naszuwa Damanik
Jurnal Kajian Hukum Dan Kebijakan Publik | E-ISSN : 3031-8882 Vol. 2 No. 4 (2025): Januari - Februari
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jy2nvb52

Abstract

Penelitian ini mengkaji fenomena kejahatan begal bersenjata tajam di Kota Medan dari perspektif kriminologis. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis faktor-faktor penyebab, modus operandi, dan upaya penanggulangan kejahatan begal bersenjata tajam di Kota Medan. Penelitian menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kriminologis. Pengumpulan data dilakukan melalui dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kejahatan begal meliputi faktor ekonomi, lingkungan sosial, rendahnya pendidikan, dan lemahnya penegakan hukum. Modus operandi yang sering digunakan adalah penghadangan korban di jalan sepi, penggunaan senjata tajam untuk mengancam, dan perampasan barang berharga dengan kekerasan. Upaya penanggulangan yang dilakukan aparat penegak hukum mencakup tindakan preventif melalui patroli rutin dan sosialisasi, serta tindakan represif berupa penindakan tegas terhadap pelaku. Penelitian merekomendasikan pentingnya penguatan koordinasi antar aparat penegak hukum dan peningkatan partisipasi masyarakat dalam mencegah kejahatan begal.
MEMBANGUN KESADARAN HUKUM MASYARAKAT MELALUI SOSIALISASI LEMBAGA BANTUAN HUKUM DI DESA SEMPAJAYA KABUPATEN KARO Fajar Bahri; Andhara; Sabina Saeca Gultom; Sinvani Dinda Br Sitepu; Dina Miftahul Jannah; Larasati Ritonga; Isnaina Rizkia Ritonga; Tantri Rizky Alviani; Rasina Padeni Nasution
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.18112

Abstract

This study addresses the issue of low legal awareness among rural communities in Indonesia, particularly in Desa Sempajaya, Karo Regency, where residents have limited knowledge of their legal rights and access to free legal aid. The research aims to enhance community understanding of the role and function of Legal Aid Institutions (Lembaga Bantuan Hukum/LBH) as guaranteed by Law No. 16 of 2011 on Legal Aid. Using a Participatory Action Research (PAR) approach, the program was implemented through preparation, socialization, and evaluation stages. Activities included collaboration with local government and legal aid posts, interactive presentations, discussions, and dissemination of procedures for obtaining legal assistance. The findings reveal that prior to the intervention, most residents lacked awareness of legal aid mechanisms and perceived legal processes as costly and complex. After the socialization, participants demonstrated improved knowledge of their legal rights, the existence of LBH, and the steps required to access free legal services. The program also highlighted challenges such as limited literacy, time constraints, and skepticism toward legal institutions. Overall, the socialization effectively strengthened community legal awareness and provided a foundation for developing a legally conscious village