Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana pemberitaan di media online, khususnya Kompas dan Tempo, memengaruhi aspek pragmatik dalam wacana berita yang mereka sajikan. Fokus utama dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana tindak tutur representatif digunakan secara pragmatis dalam berbagai artikel yang dipublikasikan di kedua media tersebut. Analisis ini mencakup semua pernyataan atau ucapan yang terdapat dalam artikel berita, khususnya yang mengandung tindak tutur representatif, seperti pernyataan asertif, deskriptif, dan informatif. Data penelitian dikumpulkan melalui metode Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dengan teknik pencatatan sistematis menggunakan tabel khusus untuk memetakan berbagai bentuk tindak tutur yang muncul. Untuk memastikan kredibilitas dan akurasi data yang diperoleh, penelitian ini melibatkan proses verifikasi oleh para ahli di bidang linguistik pragmatik, serta menggunakan uji intrarater. Selain itu, keabsahan data diperkuat melalui validitas semantis, yang memastikan bahwa interpretasi makna dalam setiap tindak tutur sesuai dengan konteks aslinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai jenis tindak tutur representatif yang ditemukan dalam artikel berita di Kompas dan Tempo memberikan gambaran yang jelas tentang penerapan aspek pragmatik dalam wacana media. Beragamnya tindak tutur representatif ini mencerminkan bagaimana media mengonstruksi dan menyampaikan informasi kepada pembaca, serta bagaimana penggunaan bahasa memengaruhi pemahaman dan interpretasi khalayak terhadap suatu peristiwa atau isu yang diberitakan.