Ahmad Ridwan
Universitas Islam Tribakti Lirboyo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN PRAGMATIK DALAM KONSTRUKSI PEMBERITAAN MEDIA ONLINE Ahmad Ridwan
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.333367/multatuli.v1i1.6387

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana pemberitaan di media online, khususnya Kompas dan Tempo, memengaruhi aspek pragmatik dalam wacana berita yang mereka sajikan. Fokus utama dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana tindak tutur representatif digunakan secara pragmatis dalam berbagai artikel yang dipublikasikan di kedua media tersebut. Analisis ini mencakup semua pernyataan atau ucapan yang terdapat dalam artikel berita, khususnya yang mengandung tindak tutur representatif, seperti pernyataan asertif, deskriptif, dan informatif. Data penelitian dikumpulkan melalui metode Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), dengan teknik pencatatan sistematis menggunakan tabel khusus untuk memetakan berbagai bentuk tindak tutur yang muncul. Untuk memastikan kredibilitas dan akurasi data yang diperoleh, penelitian ini melibatkan proses verifikasi oleh para ahli di bidang linguistik pragmatik, serta menggunakan uji intrarater. Selain itu, keabsahan data diperkuat melalui validitas semantis, yang memastikan bahwa interpretasi makna dalam setiap tindak tutur sesuai dengan konteks aslinya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai jenis tindak tutur representatif yang ditemukan dalam artikel berita di Kompas dan Tempo memberikan gambaran yang jelas tentang penerapan aspek pragmatik dalam wacana media. Beragamnya tindak tutur representatif ini mencerminkan bagaimana media mengonstruksi dan menyampaikan informasi kepada pembaca, serta bagaimana penggunaan bahasa memengaruhi pemahaman dan interpretasi khalayak terhadap suatu peristiwa atau isu yang diberitakan.
Kekerasan Simbolik terhadap Perempuan dan Kelas Sosial dalam Novel Entrok: Kajian AWK Tiga Dimensi Fairclough Imraatus Shalihah; Ahmad Ridwan
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 1 No. 02 (2025): Desember
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v1i02.8447

Abstract

Artikel ini membahas kekerasan simbolik terhadap perempuan dan masyarakat kelas bawah dalam novel Entrok karya Okky Madasari dengan menggunakan Analisis Wacana Kritis tiga dimensi Fairclough. Penelitian ini bertujuan mengungkap bagaimana bahasa, struktur narasi, dan praktik sosial membangun serta melegitimasi dominasi pada masa Orde Baru. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh dari dialog, narasi, dan konteks sosial-budaya yang muncul dalam teks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan simbolik hadir melalui peran gender yang dinormalisasi, kontrol negara, dan penindasan berbasis kelas. Bentuk dominasi tersebut direproduksi lewat bahasa sehari-hari, tokoh berotoritas, dan norma budaya yang divisualisasikan dalam novel. Penelitian menyimpulkan bahwa Entrok berfungsi sebagai kritik sastra yang memperlihatkan bagaimana wacana menaturalisasi ketimpangan sosial.