Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Peningkatan Hasil Belajar Dengan Prototype Kooperatif Berbasis Snowball Throwing Sugeng Rahayu; Ichsan Fizhof Alkahfi; Maylin Irwinda; Saivul Rohmannudin; Yenny Puspita; Darwis
Welldone: Journal of Psychology and Counseling Vol. 1 No. 1 (2025): Welldone: Journal of Psychology and Counseling, April 2025
Publisher : PT. Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/welldone.v1i1.79

Abstract

Tindakan pembelajaran dilaksanakan melalui penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan metode “Kooperatif berbasis snowball throwing”, pada mata Pelajaran IPA kelas IV SD Negeri 006 Karangan. PTK ini dilaksanakan dengan mengikuti prosedur yang disarankan oleh Arikunto, tahapannya mulai dari merencanakan, melaksanakan, pengamatan, dan perenungan. PTK ini pelaksanaannya dilakukan bersama-sama dengan peneliti, pengamat, dan handai tolan sebagai suvervisor. Dengan menggunakan metode pembelajaran kooperatif berbasis snowball throwing, prosedur pembelajaran IPA meningkatkan minat dan keterlibatan peserta didik. Peserta didik juga lebih aktif dalam diskusi dan menjawab pertanyaan. Hasil prestasi atau ketuntasan belajar meningkat dari 40,9% pada prasiklus menjadi 68,2% pada siklus 1 dan mencapai 90,9% pada siklus 2
Dari Skill ke Digital Skill: Transformasi Pengembangan Profesionalitas di Masyarakat Modern Dinda Tiyas Ningsih; Darwis
Humanism: Diversity, Culture, and Religious Moderation Vol. 1 No. 1 (2026): Humanism: Diversity, Culture, and Religious Moderation
Publisher : Humanism: Diversity, Culture, and Religious Moderation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/humanism.v1i1.817

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah secara signifikan cara individu bekerja, belajar, dan mengembangkan profesionalitas. Peralihan dari keterampilan tradisional menuju digital skill menjadi tuntutan utama di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, industri, hingga layanan publik. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana transformasi tersebut terjadi serta faktor yang memengaruhinya, terutama pada masyarakat modern yang semakin bergantung pada teknologi. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi literatur dengan analisis berbagai jurnal terkini mengenai digitalisasi kompetensi dan tren pengembangan profesional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital skill tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga literasi data, kolaborasi digital, pemecahan masalah kompleks, dan adaptabilitas teknologi. Temuan ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas digital sebagai fondasi profesionalitas masa kini dan masa depan. Selain itu, hasil kajian memperlihatkan bahwa organisasi yang mengintegrasikan pelatihan digital secara berkelanjutan cenderung lebih adaptif dalam menghadapi perubahan teknologi. Transformasi ini juga membuka peluang bagi munculnya bentuk-bentuk profesionalitas baru yang berbasis inovasi dan pemanfaatan teknologi secara kreatif.
Implementasi Model Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada PAI dan BP Materi Ramadhan di SD Bontang Utara Ridha Istiqomah; Euis Mayang Sari; Darwis
Gurukul: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Nusantara Vol. 1 No. 1 (2026): Gurukul: Jurnal Pendidikan Profesi Guru Nusantara, March
Publisher : PT. Berkah Smart Academika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/gurukul.v1i1.506

Abstract

-
Peran Media Pembelajaran Interaktif dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Islam bagi Siswa Sekolah Dasar dengan Gaya Belajar Audiovisual Muhammad Alvin Ramadhan; Jainul Musthofa; Muhammad Khoiril Mukmin; Evi Nursaudah Apriani; Darwis
NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology Vol. 1 No. 3 (2024): NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, Oktober 2024
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/novara.v1i2.483

Abstract

Memasuki era serba digital seperti saat ini, hampir seluruh aktifitas tertumpu dengan yang namanya digital. Pendidikan sebagai bidang yang mendapatkan pengaruh besar dari perkembangan teknologi digital. Penggunaan teknologi digital dapat menunjang proses pembelajaran seperti membuat media pembealajaran interaktif berbasis audio visual. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan peran dari media interkatif berbasis audio visual dalam meningkatkan pembelajaran PAI untuk siswa sekolah dasar. Pendekatan metode penelitian yang dilakukan ialah Studi Kepustakaan. Metode ini merupakan pendekatan penelitian yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi dan data yang masih sesuai dengan topik dan relevan, seperti dokumen, buku, majalah, dan catatan sejarah. Hasil penelitian penggunaan media pembelajaran interaktif berbasis audio visual memiliki peran yang sangat berpengaruh dalam tes hasil belajar siswa dan menunjukkan bahwa peserta didik yang diajarkan dengan metode ini (kelas eksperimen) memperoleh temuan belajar yang lebih baik dibandingkan dengan peserta didik yang diajarkan melalui metode klasik (tradisional).
Strategi Media Sosial Dalam Dunia Pendidikan: Dari Sekadar Hiburan Jadi Sarana Pembelajaran Aliyah Zahrah Afifah Abidjulu Aliyah; Darwis
NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology Vol. 2 No. 2 (2025): NOVARA: Nusantara Innovation and Educational Technology, June 2025
Publisher : Berkah Smart Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64093/novara.v1i3.718

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi media sosial dari platform hiburan menjadi sarana pembelajaran yang efektif, relevan, dan berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa Generasi Z. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan sintesis kualitatif melalui analisis berbagai jurnal dan artikel ilmiah terkini untuk mengidentifikasi pola strategis pemanfaatan media sosial dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi tersebut didukung oleh tiga pilar utama. Pilar institusional menekankan pemanfaatan tingginya aksesibilitas media sosial sebagai sumber belajar aktual sekaligus media branding sekolah, meskipun perlu pengendalian terhadap risiko prokrastinasi akademik. Pilar pedagogis menuntut peran guru sebagai kurator konten pembelajaran, dengan penggunaan format microlearning yang terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar, serta mendukung evaluasi dinamis dan umpan balik real-time. Pilar pemberdayaan siswa difokuskan pada penguatan literasi digital dan dorongan menjadi kreator konten edukatif, yang berkontribusi pada pendalaman pemahaman dan pengembangan kreativitas. Secara keseluruhan, implementasi media sosial yang terstruktur dan terarah terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap prestasi akademik siswa, serta menegaskan media sosial sebagai komponen strategis dalam pendidikan abad ke-21.