Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi media sosial dari platform hiburan menjadi sarana pembelajaran yang efektif, relevan, dan berdampak positif terhadap peningkatan hasil belajar siswa Generasi Z. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan sintesis kualitatif melalui analisis berbagai jurnal dan artikel ilmiah terkini untuk mengidentifikasi pola strategis pemanfaatan media sosial dalam pendidikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan transformasi tersebut didukung oleh tiga pilar utama. Pilar institusional menekankan pemanfaatan tingginya aksesibilitas media sosial sebagai sumber belajar aktual sekaligus media branding sekolah, meskipun perlu pengendalian terhadap risiko prokrastinasi akademik. Pilar pedagogis menuntut peran guru sebagai kurator konten pembelajaran, dengan penggunaan format microlearning yang terbukti meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar, serta mendukung evaluasi dinamis dan umpan balik real-time. Pilar pemberdayaan siswa difokuskan pada penguatan literasi digital dan dorongan menjadi kreator konten edukatif, yang berkontribusi pada pendalaman pemahaman dan pengembangan kreativitas. Secara keseluruhan, implementasi media sosial yang terstruktur dan terarah terbukti memberikan dampak positif yang signifikan terhadap prestasi akademik siswa, serta menegaskan media sosial sebagai komponen strategis dalam pendidikan abad ke-21.
Copyrights © 2025