Widyo Nugroho
Department of Civil Engineering, Faculty of Science and Engineering, Universitas Bojonegoro, Bojonegoro 62119

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perumusan Strategi Pengendalian Kehilangan Air Berbasis Pola Spasial Pada Jaringan Distribusi Air Bersih Kawasan Industri PIER Nugroho, Widyo; Hanggara, Anggy Yoga; Sulhan
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 2 (2025): Vol. 10 No. 2 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i2.1340

Abstract

Pengendalian kehilangan air membutuhkan pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor yang mempengaruhi. Strategi pengendalian kehilangan air harus dilakukan dengan cermat dan terarah untuk menjaga keandalan serta efisiensi sistem distribusi air bersih. Dengan memanfaatkan data dan analisis spasial, strategi ini dapat mengidentifikasi pola kebocoran pipa yang terjadi di titik-titik tertentu pada sebuah kawasan industri. Penerapan strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional jaringan distribusi air bersih, mengurangi kerugian akibat kehilangan air, dan meningkatkan kualitas layanan bagi pelanggan di kawasan industri PIER. Penelitian ini bertujuan untuk melengkapi pemahaman tentang pola kebocoran pipa distribusi air bersih dan menetapkan strategi dalam pengendalian kehilangan air pada jaringan distribusi air bersih di kawasan industri PIER. Analisis pola titik spasial mendapati bahwa terdapat dua klaster intensitas dari persebaran lokasi kebocoran pipa. Hal ini mempengaruhi perumusan strategi dengan mengintegrasikan beberapa aspek, antara lain aspek pemantauan, inovasi, dan identifikasi risiko
Hierarchical Risk Assessment on the Construction Project of Base Transceiver Station Nugroho, Widyo; Astarini, Sulfiah Dwi; Prihartanto, Eko
RekaRacana: Jurnal Teknik Sipil Vol 11, No 2: Juli 2025
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekaracana.v11i2.145

Abstract

ABSTRAKKonstruksi stasiun pancarima basis menawarkan manfaat substansial, yang meliputi konektivitas ekonomi, perluasan inklusi digital, dan penguatan keberlanjutan bisnis. Namun demikian, hal itu juga menimbulkan spektrum risiko, khususnya di seluruh fase konstruksi. Fase-fase ini terdiri dari beberapa tahap yang saling terkait yang menghadirkan risiko berbeda yang dapat memengaruhi tujuan proyek. Kegagalan dalam menerapkan kontrol risiko yang memadai dapat mengakibatkan keterlambatan, pembengkakan biaya, ketidakpatuhan terhadap peraturan, kerusakan reputasi, atau bahkan kegagalan proyek secara total. Oleh karena itu, penilaian risiko yang ketat dan terstruktur sangat diperlukan untuk memandu pengambilan keputusan yang tepat dan memastikan keberhasilan pelaksanaan proyek konstruksi stasiun pancarima basis di seluruh siklus hidup proyek. Untuk mengatasi tantangan ini, penelitian ini menggunakan proses hierarki analitik sebagai kerangka kerja pengambilan keputusan untuk mengklasifikasikan dan memprioritaskan risiko proyek secara hierarkis. Analisis tersebut mengungkap bahwa risiko fisik memiliki bobot keseluruhan tertinggi, yang menggarisbawahi kerentanan operasional yang dihadapi selama fase konstruksi.Kata kunci: penilaian risiko, stasiun pancarima basis, proses hierarki analitik ABSTRACTThe construction of base transceiver stations offers substantial benefits, including the promotion of economic connectivity, the expansion of digital inclusion, and the reinforcement of business continuity. Nevertheless, it also introduces a spectrum of risks, particularly throughout the construction phases. These phases comprise multiple interrelated stages, each of which presents distinct risks that can affect project goals. Failure to implement adequate risk controls may result in delays, cost overruns, regulatory non-compliance, reputational damage, or even complete project failure. Therefore, a rigorous and structured risk assessment is indispensable for guiding informed decision-making and ensuring the successful execution of base transceiver stations development project across the entire project lifecycle. To address this challenge, the study employed the analytical hierarchy process as a decision-making framework for classifying and prioritizing project risks in a hierarchical manner. The analysis reveals that physical risks hold the highest overall weight, underscoring the operational vulnerabilities faced during the construction phase.Keywords: risk assessment, base transceiver stations, analytical hierarchy process