Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengukuran Risiko Ergonomi Pekerja Kantor PT XYZ Menggunakan Metode Rapid Office Strain Assessment (ROSA): Indonesia Irawan, Dedi; Tarigan, Ian Gerson; Sitania, Farida Djumiati
Jurnal Teknik Industri (JATRI) Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Teknik Industri (JATRI)
Publisher : Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jatri.v2i1.1073

Abstract

Ergonomi adalah suatu cabang ilmu yang secara sistematis memanfaatkan informasi-informasi mengenai sifat, kemampuan, dan keterbatasan manusia untuk merancang suatu sistem kerja sehingga orang dapat hidup dan bekerja pada sistem itu dengan baik, yaitu mencapai tujuan yang diinginkan melalui pekerjaan itu dengan efektif, aman, dan nyaman. Untuk mencapai hasil yang optimal, perlu diperhatikan performansi pekerjanya. Salah satu faktor yang mempengaruhinya adalah postur dan sikap tubuh pada saat melakukan aktivitas tersebut. Hal tersebut sangat penting untuk diperhatikan karena hasil produksi sangat dipengaruhi oleh apa yang dilakukan pekerja. Pengukuran ergonomi metode ROSA adalah salah satu metode penilaian risiko untuk pekerjaan yang dilakukan di ruangan kantor yang menggunakan peralatan komputer. Hasil tanyajawab langsung dengan salah satu karyawan PT XYZ, didapatkan data yaitu detail pekerjaannya menngunakan perangkat kerja Personal Computer (PC) untuk memasukkan data-data pekerjaan seperti laporan. Durasi pemakaian komputer (PC) dijalankan selama 6 jam, sesuai dengan jam kerja dan waktu jeda 1 jam dipergunakan untuk istirahat. Posisi kerja dinilai berdasarkan posisi pekerja saat melakukan pekerjaan yang memiliki frekuensi dan durasi yang paling sering dilakukannya.Penetapan faktor risiko dari penggunaan komputer ditetapkan dalam beberapa bagian yaitu kursi, monitor, telepon, mouse dan keyboard. Berdasarkan skor akhir ROSA yang diperoleh dari penilaian posisi kerja, fasilitas, yang tersedia maka didapatkan skor yaitu sebesar 3. Artinya risiko pekerjaan memiliki bobot nilai ringan dan harus dipertahankan agar tidak meningkat menjadi lebih tinggi agar tidak berdampak risiko lebih tinggi Perbaikan yang dilakukan untuk meminimalisir risiko ergonomis yakni dengan safety talk, penggunaan fasilitas kantor semaksimal mungkin, rotasi pekerjaan hingga sosialisasi terkait standar ergonomi di perusahaan.
Evaluasi Postur Kerja pada Proses Pengamplasan Menggunakan REBA dan NBM di CV XYZ Samarinda Dedi Irawan; Muhammad Syarif; Kusmendar Kusmendar
Science Tech: Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Vol 12 No 2 (2026): August
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/st.vol12.no2.a23054

Abstract

This workplace case study evaluated sanding postures at CV XYZ using Rapid Entire Body Assessment (REBA) and the Nordic Body Map (NBM). The two workers included represented the operational personnel assigned to the sanding station during the observation period. Both workers performed prolonged bending and squatting postures. NBM scores identified the upper neck, back, and waist as the areas with the highest discomfort, while the initial REBA score was 8, indicating high risk. A standing posture and an anthropometry-based workbench were then developed and simulated in EasyPose. The simulated posture produced a REBA score of 3, or low risk. The recalculated workbench dimensions were 95 cm in height, 70 cm in width, and 161 cm in length. These findings indicate a potential reduction in postural risk, but they do not constitute field validation. Implementation and repeated REBA and NBM measurements are therefore required to confirm changes in discomfort, usability, and work performance.