Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi UMKM melalui Pelatihan Pengelolaan Produk Berbasis Website, Pemasaran Media Sosial, dan Pemanfaatan Shopee sebagai E-commerce Partner Susilaningtyas Budiana Kurniawati; Zandra Dwanita Widodo; Atik Lusia; Sulton Tahta Zulfa Adiar Alamshah; Nadiya Nur Rahma Fatika
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i3.8393

Abstract

Digital transformation is a key factor in increasing the competitiveness of micro, small, and medium enterprises (MSMEs), including those managed by women in the agricultural sector. However, the limitations of digital literacy, technology access, and mentoring are still the main obstacles. This article discusses Community Service (PKM) activities carried out by Tunas Pembangunan Surakarta University in the Ngudi Makmur Women Farmer Group (KWT), with the aim of increasing the digital and managerial capacity of group members through two stages of training. The first phase focuses on marketing digitization through website creation, the use of social media, and the use of Shopee as an e-commerce partner. The second stage strengthens the internal aspect with financial training based on the concept of micro business sustainability, especially pricing strategies and improving the quality of processed papaya products. The implementation method uses a participatory approach and hands-on practice so that participants can implement the skills acquired. The results of the activity showed a significant increase in digital literacy, online marketing skills, and financial management skills. The integration of these two trainings strengthens the competitiveness of women MSMEs in the digital economy era and becomes an empowerment model that not only focuses on technology, but also on managerial strengthening to support the sustainability of local community-based businesses.
Pemberdayaan Ekonomi Lokal Berbasis Manajemen Talenta Inklusif, Ketahanan Pangan, dan Literasi Keuangan Melalui Pemanfaatan Sumber Daya Pertanian Singkong Bagi Ibu-Ibu PKK Desa Butuh Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali Susilaningtyas Budiana Kurniawati; Nobertus Citra Irawan; Zandra Dwanita Widodo; Atik Lusia; Retnoning Ambarwati; Muhammad Faiz Hardiansyah; Syahriar Abdullah; Eny Kusumawati9
Jurnal Pengabdian Inovasi Masyarakat Indonesia Vol. 5 No. 1 (2026): Edisi Februari
Publisher : Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpimi.v5i1.8565

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi keuangan dan keterampilan manajerial ibu-ibu PKK di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, dalam mengelola hasil pertanian singkong sebagai komoditas unggulan daerah. Potensi lahan pertanian yang luas dan produktivitas singkong yang cukup tinggi belum sepenuhnya diikuti oleh kemampuan masyarakat dalam mengolah, mengemas, mencatat, dan memasarkan produk secara berkelanjutan. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas perempuan desa melalui penguatan literasi keuangan, manajemen usaha produktif, inovasi produk pangan berbasis singkong, serta pengembangan strategi pemasaran sederhana berbasis digital. Metode pelaksanaan dilakukan melalui identifikasi kebutuhan masyarakat, pelatihan dan pendampingan berbasis praktik langsung, serta evaluasi partisipatif bersama peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun pencatatan keuangan sederhana, mengelola usaha produktif, mengembangkan produk olahan singkong, serta memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi. Inovasi produk berupa donat singkong, getuk, keripik singkong menjadi bentuk diversifikasi pangan lokal yang berpotensi meningkatkan nilai tambah ekonomi rumah tangga. Selain itu, kegiatan ini mendorong tumbuhnya kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan lokal, kemandirian ekonomi perempuan, dan pemanfaatan potensi desa secara produktif. Secara keseluruhan, program ini menunjukkan bahwa integrasi manajemen talenta inklusif, literasi keuangan, dan ketahanan pangan mampu memperkuat kemandirian ekonomi perempuan perdesaan serta dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dan replikatif bagi wilayah agraris lain di Indonesia.