Atika Suri Ramadani
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relasi Kuasa dalam Novel Pulang Karya Leila S. Chudori Perspektif Michel Foucault Nensilianti Nensilianti; Ridwan Ridwan; Atika Suri Ramadani
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1781

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkap relasi kuasa dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori dengan menggunakan perspektif teori kekuasaan Michel Foucault. Fokus kajian diarahkan pada manifestasi kekuasaan melalui kontrol terhadap pikiran, tubuh, jaringan sosial, serta bentuk-bentuk resistensi. Novel ini merepresentasikan kehidupan eksil politik Indonesia pasca-1965 yang mengalami stigmatisasi dan represi negara. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis. Data dianalisis dengan mengidentifikasi representasi kuasa dalam teks serta mengkaitkannya dengan konteks sosial-politik yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuasaan dalam novel bersifat menyeluruh dan berlapis: mengontrol pikiran melalui penanaman rasa takut, mengatur tubuh melalui kekerasan dan pengasingan, serta menyebar melalui mekanisme jaringan sosial. Meski demikian, novel juga menghadirkan ruang-ruang perlawanan dan resistensi dari para tokohnya. Temuan ini menegaskan bahwa sastra dapat menjadi medium untuk mengkritik hegemoni kekuasaan sekaligus mengangkat dinamika sosial-politik yang tersembunyi dalam narasi sejarah.
Relasi Kuasa dan Wacana Resistensi dalam Novel Janji Karya Tere Liye Perspektif Michel Foucault Atika Suri Ramadani; Irma Satriani
DIDAKTIS : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 2 (2025): DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/didaktis.v3i2.919

Abstract

This study aims to analyze the forms and dynamics of power relations in Tere Liye’s novel Janji through Michel Foucault’s theory of discourse and power. The research employs a qualitative method with a Foucauldian discourse analysis approach to examine how power operates, spreads, and produces truth within the novel’s social context. The data consist of textual excerpts that illustrate elements of surveillance, discipline, and resistance. The findings reveal that power in Janji is not monolithic or merely repressive but rather productive and diffused across three major domains: mental control through normalization and surveillance, bodily discipline through social and institutional mechanisms, and social domination maintained through economic and symbolic power. On the other hand, acts of resistance emerge as counter-discourses performed by the main character, demonstrating that power always allows space for opposition and social transformation. The study concludes that Janji reflects the complexity of power relations that not only constrain but also shape individual identity, behavior, and awareness within social networks, emphasizing the importance of critical consciousness toward the mechanisms of power embedded in everyday life.