Nabila Tasya Aulia
Universitas PGRI Ronggolawe

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Slapstick Humor Komentar Netizen dalam Postingan Instagram @awreceh.id Nabila Tasya Aulia; Sri Yanuarsih
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2101

Abstract

Tujuan utama penelitian untuk menganalisis penggunaan humor slapstick dalam konten Instagram @awreceh.id, khususnya bagaimana gaya humor tersebut memengaruhi interaksi netizen. Bahasa humor slapstick merupakan gaya komunikasi mengandalkan aksi atau narasi berlebihan, kejutan, absurditas untuk menciptakan efek lucu mudah dipahami dan menghibur audiens. Memberikan wawasan tentang peran humor dalam membangun keterikatan emosional antara pembuat konten dan audiens, sekaligus menunjukkan bagaimana humor dapat menjadi alat komunikasi efektif di era media sosial. Dalam teori bahasa dan humor, pendekatan yang relevan adalah teori Incongruity. Menjelaskan bahwa humor muncul ketika terdapat ketidaksesuaian antara ekspektasi dan kenyataan. Ketidaksesuaian menciptakan kejutan yang menghasilkan efek komedi dan memancing tawa. Dalam konteks bahasa, humor sering muncul melalui permainan kata, ironi, atau ambiguitas. Sangat relevan untuk menganalisis konten @awreceh.id menggunakan perpaduan narasi dan visual untuk menciptakan humor efektif. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, pendekatan analisis isi untuk memahami humor slapstick dalam konten Instagram @awreceh.id. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi unggahan serta komentar netizen, kemudian dianalisis berdasarkan teori Incongruity. Validitas data dijaga dengan triangulasi antara sumber primer dan sekunder untuk memperoleh gambaran peran humor dalam interaksi media sosial. Postingan Instagram @awreceh.id cenderung menggunakan humor slapstick mengandalkan absurditas, hiperbola, dan kejutan untuk memancing tawa. Komentar-komentar lucu dari netizen memperkuat narasi dengan logika tidak masuk akal namun menghibur. Humor terasa sederhana dan relatable, sehingga mampu melibatkan audiens secara emosional. Gaya bahasa santai dan penggunaan istilah populer menambah daya tarik di kalangan muda. Tingginya interaksi seperti komentar dan like menunjukkan bahwa pendekatan humor efektif membangun komunitas daring yang aktif.
Humor Observasional pada Akun Instagram @raditya_dika Nabila Tasya Aulia; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2149

Abstract

Observasional merupakan jenis humor yang menceritakan kejadian atau situasi sehari-hari dengan sudut pandang lucu. Berupa pengamatan tentang kejadian sekitar, bahkan keanehan dalam hal biasa terjadi. Penelitian bertujuan menganalisis dan memperoleh gambar objektif penggunaan bahasa humor pada akun Instagram @raditya_dika, khususnya bagaimanakah humor observasional menggabungkan pengalaman sehari-hari dengan elemen jenaka relevan. Dengan teori Incongruity, humor tercipta melalui ketidaksesuaian antara ekspektasi audiens dan realita yang disampaikan secara mengejutkan namun logis. Metode yang digunakan deskriptif kualitatif dengan teknik observasi digital dan pendekatan analisis tematik, menganalisis unggahan Instagram selama enam bulan , termasuk teks, caption, elemen visual, dan respons audiens. Analisis data mengidentifikasi pola bahasa humor, konteks situasional, dan pesan yang terkandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Raditya Dika mengandalkan humor observasional yang relevan dengan kehidupan sehari-hari, menggunakan kombinasi absurditas dan logika untuk menciptakan elemen kejutan mengundang tawa. Bahasa yang digunakan sederhana, lugas, cerdas, sehingga mudah dipahami dan diterima berbagai kalangan. Selain itu, humor sering disisipkan dengan pesan serius dikemas secara santai, membuat audiens menerima pesan tanpa merasa tertekan. Humor observasional terbukti efektif sebagai alat komunikasi di media sosial karena mampu membangun kedekatan emosional, menciptakan keterhubungan personal, serta meningkatkan interaksi melalui komentar dan respons. Temuan ini relevan untuk memahami strategi komunikasi kreatif di media sosial, terutama dalam membangun engagement menyampaikan pesan secara efektif.