Syadeka Nisa Hanifah
Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gaya bahasa personifikasi dalam lirik lagu ”Mahameru” karya Dewa 19 Syadeka Nisa Hanifah; Sri Yanuarsih; I Wayan Letreng
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2246

Abstract

Penelitian ini membahas penerapan gaya bahasa personifikasi dalam lirik lagu Mahameru yang dipopulerkan oleh grup musik Dewa 19, dengan tujuan memahami bagaimana elemen kebahasaan tersebut membentuk nuansa puitis dan memperkuat penyampaian makna dalam lagu. Personifikasi sebagai perangkat stilistika memungkinkan objek-objek nonmanusia digambarkan seolah memiliki perilaku, emosi, atau kemampuan layaknya manusia. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini berfokus pada analisis mendalam terhadap struktur lirik yang mengandung penggambaran simbolik alam dan unsur tak hidup lainnya. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat, di mana setiap bait dianalisis untuk menemukan ekspresi personifikasi dan interpretasi maknanya. Teori personifikasi digunakan sebagai landasan untuk memahami bagaimana lirik menghidupkan suasana alam dan mengarahkan pendengar pada perenungan emosional. Hasil kajian menunjukkan bahwa personifikasi dalam lagu ini tidak sekadar memperindah bahasa, tetapi juga memperkaya makna tematik lagu yang berkaitan dengan keteguhan, spiritualitas, dan hubungan manusia dengan alam. Personifikasi berperan sebagai jembatan antara ekspresi personal dan kekayaan imajinasi yang ditawarkan melalui teks lagu. Kepekaan terhadap penggunaan gaya bahasa ini juga membuka ruang bagi apresiasi yang lebih mendalam terhadap karya musik sebagai bentuk sastra populer. Dengan demikian, lirik lagu Mahameru menunjukkan bahwa penggunaan gaya bahasa personifikasi memiliki peran penting dalam membentuk kekuatan ekspresif dan estetika dalam karya musik populer.