Ema Zuhroida
Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representasi Emosi dalam Lirik Lagu Album Nonfiksi Karya Juicy Luicy: Tinjauan Psikolinguistik Roudhatul Jannah; Dessy Saputry; Ema Zuhroida; Fatma Intan Yunita Sari; Fajar Anggie Saputra; Dimas Ageng Pratama
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2357

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk representasi emosi dalam lirik lagu pada album Nonfiksi karya Juicy Luicy melalui pendekatan psikolinguistik serta mengidentifikasi jenis-jenis emosi yang muncul berdasarkan teori klasifikasi emosi Krech dan Crutchfield (1958). Kajian ini dilatarbelakangi oleh pandangan bahwa bahasa merupakan cerminan dari kondisi psikologis penuturnya, termasuk dalam konteks lirik lagu yang menjadi media ekspresi emosional manusia. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat untuk memperoleh data berupa lirik lagu dari tujuh lagu pilihan dalam album Nonfiksi. Data dianalisis menggunakan pendekatan analisis isi dengan mengelompokkan setiap ekspresi emosional ke dalam enam kategori emosi, yaitu emosi primer, emosi sensorik, emosi penilaian diri, emosi terhadap orang lain, emosi menghargai, dan suasana hati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 23 data yang merepresentasikan berbagai bentuk emosi, dengan dominasi pada emosi primer dan emosi penilaian diri. Lirik-lirik dalam album Nonfiksi tidak hanya menampilkan kesedihan, kemarahan, dan cinta, tetapi juga memperlihatkan refleksi diri, penghargaan, serta penerimaan terhadap realitas kehidupan. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa dalam lirik lagu berfungsi sebagai wadah untuk menyalurkan pengalaman emosional yang kompleks dan mendalam. Pendekatan psikolinguistik terbukti mampu mengungkap hubungan erat antara struktur bahasa dan ekspresi emosi manusia.
KRITIK FEMINISME PADA NOVEL PEREMPUAN BAYANGAN KARYA NETTY VIRGIANTINI Ani Diana; Ema Zuhroida; Pingki Miftaulia; Putri Anjani
Asas: Jurnal Sastra Vol. 15 No. 1 (2026): Asas:Jurnal Sastra
Publisher : Fakultas Bahasa dan Seni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/ajs.v15i1.72600

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi perempuan dan aliran feminisme (liberal, radikal, eksistensialis, dan interseksional) dalam novel Perempuan Bayangan karya Netty Virgiantini. Menggunakan metode kualitatif deskriptif (dengan teknik close reading, analisis isi, dan analisis wacana feminis) terhadap data primer novel dan data sekunder (jurnal/buku), penelitian menemukan bahwa novel tersebut menyajikan representasi perempuan yang kompleks, mencerminkan pergulatan antara kepatuhan tradisional dan agensi diri. Tiga isu gender utama yang diangkat adalah subordinasi perempuan, kontrol terhadap tubuh dan seksualitas, serta resistensi perempuan terhadap dominasi patriarki. Temuan utama menunjukkan novel memuat unsur feminisme liberal (perjuangan kesetaraan), feminisme eksistensialis (pencarian identitas diri), dan feminisme interseksional (menyoroti pengaruh kelas/budaya). Kesimpulannya, Perempuan Bayangan tidak hanya merefleksikan realitas sosial tetapi juga menjadi media kritik terhadap ketidakadilan gender. Hasil kajian ini diharapkan memperkaya studi feminisme dalam sastra Indonesia.