Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perbandingan Puisi “Cintaku Jauh di Pulau” Karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” Karya Guillaume Apollinaire Ani Diana; Vina Diyas Sabrina
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2460

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan representasi cinta dalam puisi “Cintaku Jauh di Pulau” karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” karya Guillaume Apollinaire melalui pendekatan struktural dan intertekstual. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan untuk mengkaji unsur intrinsik puisi, meliputi diksi, citraan, simbol, gaya bahasa, dan suasana, serta untuk mengidentifikasi hubungan makna yang muncul melalui perbandingan kedua teks. Data primer penelitian berupa teks kedua puisi, sementara data sekunder diperoleh dari buku teori sastra dan penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua puisi sama-sama mengangkat tema cinta yang terpisah, namun menampilkan sikap emosional yang berbeda. Dalam puisi Chairil Anwar, cinta digambarkan sebagai perjuangan penuh gejolak yang terhenti oleh nasib dan kematian, tercermin melalui simbol laut dan perahu. Sementara itu, Apollinaire menampilkan cinta sebagai sesuatu yang telah berlalu, diterima dengan ketenangan dan refleksi melalui simbol sungai dan jembatan. Perbandingan ini menunjukkan bahwa tema cinta bersifat universal, namun cara pengungkapannya dipengaruhi oleh latar budaya, pengalaman emosional, dan gaya estetik masing-masing penyair. Penelitian ini memperkaya kajian sastra bandingan, khususnya dalam memahami ekspresi cinta dalam puisi lintas budaya.
Perbandingan Makna Simbolik dalam Puisi “Cintaku Jauh Di Pulau” Karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” Karya Guillaume Apollinaire Rohmah Tussolekha; Siti Meysaroh; Julyta Laura Nadifa; Deska Rima Dewi; Aprelia Anggraini; Vina Diyas Sabrina; Indra Bahru Shobir; Indra Irawan; Nofemi Saputra
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2478

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan makna simbol dan nada dalam puisi “Cintaku Jauh di Pulau” karya Chairil Anwar dan “Le Pont Mirabeau” karya Guillaume Apollinaire dengan fokus pada tema cinta, keterpisahan, dan waktu. Metode yang digunakan yaitu komparatif untuk mengetahui perbandingan dalam menelaah aspek makna, simbol, dan nada berdasarkan konteks budaya dan sejarah kedua penyair. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Chairil Anwar mengekspresikan cinta sebagai pergulatan batin yang emosional dan tragis, sedangkan Apollinaire menampilkan cinta sebagai bagian alami dari kehidupan yang mengalir dan harus diterima dengan tenang. Perbedaan nada dan simbol dalam kedua puisi mencerminkan latar budaya yang berbeda, namun keduanya menyampaikan nilai kemanusiaan universal tentang cinta dan kehilangan. Penelitian ini juga menegaskan bahwa simbol-simbol yang digunakan kedua penyair berfungsi sebagai jembatan antara perasaan personal dan realitas sosial yang mereka hadapi. Hasil kajian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan studi sastra lintas budaya dan memperkaya pemahaman mengenai ekspresi cinta dalam karya sastra modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengungkapan hubungan antara simbol dan ekspresi nada dalam dua tradisi sastra modern yang berbeda, sehingga memberikan kontribusi terhadap pengembangan kajian sastra lintas budaya dan pemahaman terhadap nilai-nilai eksistensial manusia.
Kajian Psikolinguistik pada Lagu “Cinta Luar Biasa” Karya Andmesh: Ekspresi Afektif dalam Pilihan Kata dan Struktur Kalimat Dessy Saputry; Inanta Lubis Maulana Hanafi; Vina Diyas Sabrina; Rika Setiyaningsih; Adinda Ika Rahmadia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ekspresi afektif dalam lagu “Cinta Luar Biasa” karya Andmesh Kamaleng melalui perspektif psikolinguistik, dengan fokus pada pilihan kata dan struktur kalimat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), di mana data diperoleh dari berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan teori psikolinguistik dan linguistik afektif. Analisis dilakukan dengan menelaah aspek leksikal, sintaksis, dan makna emosional yang membentuk struktur afektif dalam teks lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini mengandung ekspresi emosional yang kuat melalui penggunaan kalimat deklaratif sederhana, repetisi leksikal, dan diksi bermuatan positif seperti “sempurna” dan “luar biasa”. Struktur linguistik yang sederhana namun intens mencerminkan proses kognitif dan emosional penutur yang menyalurkan perasaan tulus serta kesadaran diri. Temuan ini memperlihatkan bahwa bahasa dalam teks musikal tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai manifestasi dari mekanisme psikolinguistik yang menghubungkan pikiran, emosi, dan makna. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya kajian psikolinguistik dalam konteks budaya populer serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan mengenai hubungan antara bahasa dan pengalaman emosional manusia.