Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Study Fenomenologi Terhadap Pengalaman Keluarga Dalam Merawat Anggota Keluarga Dengan Gangguan Jiwa Di Rumah Dian Rahmi; Rikayoni; Anisa Febristi
Nan Tongga Health And Nursing Vol. 20 No. 1 (2025): Nan Tongga Healt And Nursing
Publisher : Universitas Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59963/nthn.v20i1.456

Abstract

Mental disorders are health conditions that affect how individuals think, feel, and behave. According to the World Health Organization (WHO, 2022), one in eight people reported a prevalence of schizophrenia or psychosis of 7 per mille. Mental disorders are health problems that not only affect individuals but also families as the primary caregivers. Families are responsible for ensuring medication adherence, assisting patients with daily activities, monitoring behavioral changes, and providing emotional support. This caregiving process is inseparable from various challenges, such as psychological burden, limited knowledge, social stigma, and barriers to accessing mental health services. Each family has different caregiving experiences. The heavy psychological burden experienced by families of people with mental disorders often leads to inadequate support provided to patients. This study aimed to explore the experiences of families in caring for a member with mental disorders at home. A qualitative approach with a phenomenological design was employed. Eight participants were selected through purposive sampling, with inclusion criteria of having a family member diagnosed with a mental disorder and living in the same household. Caring for a family member with a mental disorder imposes a multidimensional burden on families; however, they strive to endure through coping strategies and support from mental health nurses. The findings highlight the importance of family psychoeducation, family support groups, spiritual guidance, social advocacy, and community education to reduce stigma.
Efektifitas Penggunaan Aplikasi Perawat Sahabat Keluarga Menuju Continuty Of Care ) Persaga Con-Care Pada Keluarga Pasien Gangguan Jiwa Skizofrenia Di Rumah Sakit Jiwa Prof.Hb Saanin Padang Tahun 2024 Anisa Febristi; Nicen Suherlin; Nopan Saputra
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JANUARI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.7580

Abstract

Skizofrenia merupakan gangguan jiwa kronis yang sering mengalami kekambuhan dan rawat inap berulang, sehingga membutuhkan peran keluarga sebagai caregiver utama dalam perawatan di rumah. Tingginya angka kekambuhan dan rawat inap ulang pada pasien skizofrenia menunjukkan perlunya penguatan peran keluarga dalam perawatan berkelanjutan di rumah dalam pencegahan kekambuhan berulang. Sebagai upaya inovatif, RSJ Prof. HB. Saanin Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof. HB. Saanin Padang telah mengembangkan inovasi layanan berbasis teknologi melalui serta aplikasi Perawat Sahabat Keluarga Menuju Continuity of Care (Persaga Con-Care) Namun, pemanfaatan aplikasi ini oleh keluarga masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kendala keluarga dalam merawat pasien skizofrenia serta mengevaluasi pemanfaatan dan hambatan penggunaan aplikasi Persaga Con-Care.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan responden 20 keluarga pasien skizofrenia yang terintegrasi di RSJ Prof. HB. Saanin Padang. Data dikumpulkan melalui survei kuesioner besifat door to door dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar caregiver adalah perempuan (60%) dan berpendidikan menengah. Sebanyak 70% pasien tidak patuh terhadap pengobatan dan 75% memiliki riwayat rawat inap berulang. Kendala utama keluarga meliputi kelelahan dalam merawat pasien, kesulitan mengendalikan perilaku pasien, serta keterbatasan pengetahuan dan keterampilan perawatan. Selain itu, 80% keluarga tidak memanfaatkan aplikasi Persaga Con-Care akibat keterbatasan akses perangkat, jaringan internet, literasi digital, minimnya pendampingan, dan kekhawatiran terhadap keamanan data.Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan dan penyempurnaan aplikasi layanan kesehatan jiwa berbasis keluarga yang lebih sederhana, aman, dan mudah diakses, serta mendukung kebijakan pelayanan kesehatan jiwa guna menurunkan angka kekambuhan dan rawat inap ulang pasien skizofrenia. Kata Kunci: skizofrenia, caregiver keluarga, aplikasi kesehatan Persaga Con-Care