Elvi Berta Debora
Telkom University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Memberdayakan Guru Dengan Literasi AI yang Bertanggung Jawab: Program Pembelajaran Aksi Partisipatif di Sulawesi Selatan, Indonesia Astri Wulandari; Clara Novita Anggraini; Zalfa Qathrunnada; Elvi Berta Debora
BANTENESE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 7 No. 2 (2025): Bantenese: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Pusat Studi Sosial dan Pengabdian Masyarakat Fisipkum Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/ps2pm.v7i2.11651

Abstract

Artikel ini melaporkan inisiatif pengabdian kepada masyarakat (PKM) yang dilaksanakan di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, Indonesia, dengan tujuan untuk mendorong penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) generatif secara etis dan bertanggung jawab oleh pendidik, khususnya melalui pemanfaatan ChatGPT dalam konteks pembelajaran. Program ini menggunakan pendekatan participatory learning and action dalam bentuk pelatihan intensif selama satu hari, melibatkan dua puluh satu guru yang berpartisipasi dalam lokakarya, diskusi kelompok terfokus (FGD), serta sesi evaluatif. Temuan menunjukkan bahwa para guru merasakan dampak positif AI dalam membantu efisiensi administratif, penyusunan materi ajar yang lebih kreatif, serta adaptasi pengajaran yang lebih personal. Namun demikian, sejumlah tantangan masih perlu diatasi, termasuk kesenjangan infrastruktur digital, bias dalam output AI, kekhawatiran etika terkait privasi data, dan rendahnya literasi AI. Selain itu, kebutuhan mendesak terhadap pengembangan profesional yang kontekstual, kebijakan yang eksplisit, serta pengembangan konten berbasis budaya lokal menjadi sorotan utama. Studi ini menekankan pentingnya intervensi multi-level dan dukungan kelembagaan untuk memastikan bahwa integrasi AI di sektor pendidikan, khususnya di daerah tertinggal dapat berjalan secara adil, adaptif, dan berorientasi pada pemberdayaan pendidik.