p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Niswantara
Dwi Purwaningrum
Universitas Insan Pembangunan Indonesia, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan UKM Melalui Program KUR dan Legalitas Usaha di BUMDes Serdang Tirta Kencana dan Kampung Tematik Drum Bujana Kabupaten Tangerang Rachma Nadhila Sudiyono; Rony Setiawan; Paolinus Hulu; Nur Kasyfillah Hardjo; Dwi Purwaningrum; Erni Taruli Pebrina; Gazali Gazali; Heni Rusmanto; Ria Hartati; Sri Wahyuni Asnaini; Lusiana Sari; Santa Lusianna Sitorus; Dewiana Novitasari; Masduki Asbari; Siti Maesaroh; Maria Novita Olin; Fatrilia Rasyi Radita; Rintis Mardika Sunarto
Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2025): Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70508/qc8b7s57

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) desa dalam aspek legalitas dan manajemen keuangan, melalui program pelatihan pembukuan sederhana dan fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Lokasi kegiatan berada di dua wilayah strategis: BUMDes Serdang Tirta Kencana dan Kampung Tematik Drum Bujana, Kabupaten Tangerang. Metode pelaksanaan mengacu pada pendekatan partisipatif, praktik langsung, dan kolaboratif dengan melibatkan mitra eksternal seperti Bank Mandiri dan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 77,5% peserta berhasil memperoleh NIB melalui platform OSS, sementara lebih dari 70% pelaku UKM mampu menyusun laporan keuangan sederhana. Sebagian peserta juga berhasil mengakses fasilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) setelah mengikuti pelatihan ini. Kegiatan ini menciptakan dampak signifikan berupa peningkatan literasi keuangan, legalitas usaha, dan kesiapan transformasi digital di kalangan pelaku UKM desa. Melalui kolaborasi lintas sektor dan pendampingan berbasis kebutuhan riil masyarakat, model PKM ini terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan ekonomi lokal yang dapat direplikasi secara berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Digital dan Kesiapan Akademik Siswa Melalui Pelatihan Microsoft Office di SMK 5 YUPPENTEK Ria Hartati; Rachma Nadhila Sudiyono; Maria Novita Olin; Lusiana Sari; Masduki Asbari; Gazali Gazali; Nur Kasyfillah Hardjo; Dwi Purwaningrum; Santa Lusianna Sitorus; Sri Wahyuni Asnaini; Fatrilia Rasyi Radita; Dewiana Novitasari; Akfika Rizky Salsabila; Erni Taruli Pebrina; Heni Rusmanto; Paolinus Hulu; Rintis Mardika Sunarto; Rony Setiawan
Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2025): Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70508/wm09av26

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan Kesiapan Akademik siswa SMKS 5 Yupentek di lingkungan melalui pelatihan penggunaan aplikasi Microsoft Excel dan Accurate Online. Keterampilan digital merupakan kebutuhan yang sangat dibutuhkan siswa untuk menghadapi Pendidikan berlanjutan dan kebutuhan dunia kerja. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan interaktif dan berdasarkan kebutuhan pihak sekolah dan siswa SMKS 5 Yupentek, meliputi pembelajaran dan praktik secara tatap muka Microsoft Excel, dan Accurate Online. Kegiatan diawali dengan Observasi dan survey langsung ke sekolahan untuk mengidentifikasi tingkat literasi digital peserta dan menyusun materi pelatihan yang aplikatif dan relevan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan siswa SMKS 5 Yupentek dalam mengoperasikan aplikasi Accurate Online dan Micrososft Excel, yang tercermin dari keaktifan peserta dan kemampuan menyelesaikan Latihan praktik dan menjawab pertanyaan narasumber secara cepat dan benar. Meskipun ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu yang diberikan dalam waktu 90menit namun terbukti pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.sehingga kegiatan ini diperlukan evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan tingkat kesulitan dalam pembelajaran.