Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Penerapan ISO 9001 : 2015 Di Perusahaan Manufaktur Produksi Sepatu Paolinus Hulu; Arif Maulana; Firman Fahriz
Journal of Information Systems and Management (JISMA) Vol. 2 No. 3 (2023): June 2023
Publisher : AGUSPATI RESEARCH INSTITUTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4444/jisma.v2i3.312

Abstract

Today's developments have a competitive impact on the manufacturing and service industries, thus encouraging companies to optimize their strategies. This research is an integration of Lean Thinking with international standards based on ISO 9001: 2015 in shoe companies. The method of writing this article is a narrative literature review of 3 (three) articles that discuss the analysis of the implementation of ISO 9001: 2015 which aims to identify and summarize previously published articles without any criticism for the articles being reviewed. The results of the review show that several factories producing shoes carry out quality improvements, performance improvements, and risk implementation on an ongoing basis so as to minimize and reduce the impact of these risks. as well as being able to determine the mitigation steps in advance in order to maintain product quality with the standard indicator of the assessment being ISO 9001: 2015 Quality Management System (QMS) certification. The data used in this study are in the form of the company's existing conditions, internal issues and external issues, as well as ISO 9001:2015 requirements. Based on the results of the risk register, there are 4 risks that have a medium and high level, 4 risks that require action will be given a risk treatment plan in the form of a mitigation plan and contingency planning, but risks that have a high level will be designed. In this study the risk that will be designed to handle is the delay in purchasing materials that have a high level of risk, the design that will be carried out is in the form of an SOP. SOP has considered the list of risks and gap analysis results.
Pelatihan dan Pendampingan Digital Marketing Bagi Usaha Kecil dan Menengah Serta Penyerahan Bantuan Teknik Bank Sampah di Bumdes Serdang Tirta Kencana Rachma Nadhila Sudiyono; Gazali Gazali; Fatrilia Rasyi Radita; Aminul Fitri; Muhammad Johan; Erni Tarulita Pebrina; Yunita Rahmawati; Paolinus Hulu; Abdul Wahid Imam Shobihi; Abdul Kabir; Aris Fuadi; Muhammad Arif Kurniawan; Sri Wahyuni Asnaini; Eva Agistiawati; Arfan Arfan; Siti Mariyanah; Masduki Asbari; Dewiana Novitasari; Nurul Fajriyah; Adi Widodo; Santa Lusianna Sitorus; Ria Hartati
Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 01 (2024): Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70508/f81av542

Abstract

Perkembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi stagnan di masa pandemi Covid-19. Banyak sekali UMKM mengalami penurunan penjualan dan tidak bisa berkembang bahkan hampir mengalami kebangkrutan. Kondisi tersebut membuat para pelaku UMKM harus berfikir untuk bisa tetap bertahan demi kelangsungan usahanya. Di masa pandemi Covid-19 banyak konsumen mengurangi interaksi di luar rumah dengan menjaga jarak guna memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Pelaku UMKM dapat melanjutkan usahanya dengan tetap memenuhi kebutuhan konsumen di masa pandemi dengan mengalihkan pembelian secara online. Beralihnya pembelian secara offline menjadi online (digital), akan mempermudah pelaku UMKM dalam memperluas akses pemasaran. Peran teknologi digital memiliki pengaruh yang signifikan terhadap UMKM. Paradigma teknologi yang muncul memanfaatkan potensi UMKM yang lebih kuat serta berkelanjutan. Social media dan E-commerce dapat menjadi wadah penjualan pelaku UMKM. Diketahui bahwa pelaku UMKM belum mengikuti perkembangan digital secara maksimal, terutama karena kurangnya pengetahuan tentang digital marketing. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat pada UMKM di BUMDES serdang tirta kencana yaitu untuk memberikan pendampingan dan pelatihan digital marketing sebagai upaya pengembangan dan perluasan jaringan pemasaran berbasis teknologi (digital). Setelah melakukan pengabdian ini, diharapkan pelaku UMKM di BUMDES Serdang Tirta kencana akan terus bersinergi demi keberlangsungan UMKM dan pengembangan ekonomi.
Penguatan UKM Melalui Program KUR dan Legalitas Usaha di BUMDes Serdang Tirta Kencana dan Kampung Tematik Drum Bujana Kabupaten Tangerang Rachma Nadhila Sudiyono; Rony Setiawan; Paolinus Hulu; Nur Kasyfillah Hardjo; Dwi Purwaningrum; Erni Taruli Pebrina; Gazali Gazali; Heni Rusmanto; Ria Hartati; Sri Wahyuni Asnaini; Lusiana Sari; Santa Lusianna Sitorus; Dewiana Novitasari; Masduki Asbari; Siti Maesaroh; Maria Novita Olin; Fatrilia Rasyi Radita; Rintis Mardika Sunarto
Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 01 (2025): Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70508/qc8b7s57

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) desa dalam aspek legalitas dan manajemen keuangan, melalui program pelatihan pembukuan sederhana dan fasilitasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB). Lokasi kegiatan berada di dua wilayah strategis: BUMDes Serdang Tirta Kencana dan Kampung Tematik Drum Bujana, Kabupaten Tangerang. Metode pelaksanaan mengacu pada pendekatan partisipatif, praktik langsung, dan kolaboratif dengan melibatkan mitra eksternal seperti Bank Mandiri dan pemerintah desa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 77,5% peserta berhasil memperoleh NIB melalui platform OSS, sementara lebih dari 70% pelaku UKM mampu menyusun laporan keuangan sederhana. Sebagian peserta juga berhasil mengakses fasilitas pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) setelah mengikuti pelatihan ini. Kegiatan ini menciptakan dampak signifikan berupa peningkatan literasi keuangan, legalitas usaha, dan kesiapan transformasi digital di kalangan pelaku UKM desa. Melalui kolaborasi lintas sektor dan pendampingan berbasis kebutuhan riil masyarakat, model PKM ini terbukti efektif sebagai strategi pemberdayaan ekonomi lokal yang dapat direplikasi secara berkelanjutan.
Peningkatan Literasi Digital dan Kesiapan Akademik Siswa Melalui Pelatihan Microsoft Office di SMK 5 YUPPENTEK Ria Hartati; Rachma Nadhila Sudiyono; Maria Novita Olin; Lusiana Sari; Masduki Asbari; Gazali Gazali; Nur Kasyfillah Hardjo; Dwi Purwaningrum; Santa Lusianna Sitorus; Sri Wahyuni Asnaini; Fatrilia Rasyi Radita; Dewiana Novitasari; Akfika Rizky Salsabila; Erni Taruli Pebrina; Heni Rusmanto; Paolinus Hulu; Rintis Mardika Sunarto; Rony Setiawan
Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 02 (2025): Niswantara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70508/wm09av26

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital dan Kesiapan Akademik siswa SMKS 5 Yupentek di lingkungan melalui pelatihan penggunaan aplikasi Microsoft Excel dan Accurate Online. Keterampilan digital merupakan kebutuhan yang sangat dibutuhkan siswa untuk menghadapi Pendidikan berlanjutan dan kebutuhan dunia kerja. Pelatihan dilaksanakan dengan pendekatan interaktif dan berdasarkan kebutuhan pihak sekolah dan siswa SMKS 5 Yupentek, meliputi pembelajaran dan praktik secara tatap muka Microsoft Excel, dan Accurate Online. Kegiatan diawali dengan Observasi dan survey langsung ke sekolahan untuk mengidentifikasi tingkat literasi digital peserta dan menyusun materi pelatihan yang aplikatif dan relevan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan siswa SMKS 5 Yupentek dalam mengoperasikan aplikasi Accurate Online dan Micrososft Excel, yang tercermin dari keaktifan peserta dan kemampuan menyelesaikan Latihan praktik dan menjawab pertanyaan narasumber secara cepat dan benar. Meskipun ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu yang diberikan dalam waktu 90menit namun terbukti pelatihan ini dapat meningkatkan pemahaman siswa secara signifikan.sehingga kegiatan ini diperlukan evaluasi dan monitoring secara berkelanjutan agar dapat meningkatkan tingkat kesulitan dalam pembelajaran.