Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem pengendalian internal dalam mencegah terjadinya kecurangan pada organisasi. Sistem pengendalian internal merupakan mekanisme penting yang dirancang untuk menjamin keandalan laporan keuangan, efektivitas operasional, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku. Dengan semakin meningkatnya kasus kecurangan, baik di sektor publik maupun swasta, penelitian mengenai peran pengendalian internal menjadi semakin relevan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kuesioner dan studi dokumentasi pada perusahaan yang menjadi sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pengendalian internal yang baik, mencakup lingkungan pengendalian, penilaian risiko, aktivitas pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan, berkontribusi signifikan terhadap upaya pencegahan kecurangan. Dengan demikian, sistem pengendalian internal yang efektif dapat menjadi instrumen penting dalam menjaga integritas organisasi.