Ida Fitriani
SMA Negeri 3 Tanjung Raja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Modul Ajar Elektronik Etnoekologi Perubahan Lingkungan Berbasis PjBL dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kreatif dan Kritis Siswa Ida Fitriani; Saleh Hidayat; Marlina Ummas Genisa
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (3)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i3.1773

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan modul ajar elektronik tentang perubahan lingkungan menggunakan model Project-Based Learning (PjBL) terintegrasi etnoekologi yang valid, praktis, dan efektif guna meningkatkan keterampilan berpikir kreatif dan keterampilan berpikir kritis siswa pada fase E. Pengembangan menggunakan model 4D dari Thiagarajan, yang mencakup empat langkah yaitu pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebarluasan. Validasi produk oleh 10 orang validator dari lima bidang keahlian, yaitu: ahli bahasa, media, materi, perangkat ajar, dan evaluasi. Subjek penelitian siswa kelas X SMA Negeri 3 Tanjung Raja dengan desain uji menggunakan kuasi eksperimen non-equivalent control group. Berdasarkan hasil validasi, produk dinyatakan memiliki tingkat validitas sangat tinggi yaitu 88,09%. Kepraktisan produk dapat dilihat dari persentase angket keterbacaan peserta didik sebesar 82,44% dengan kualifikasi sangat kuat dan persentase kepraktisan guru sebesar 86,90% dengan kualifikasi sangat praktis. Produk ini terbukti mampu mengembangkan keterampilan berpikir kreatif dan kritis secara signifikan. Berdasarkan hasil tes, terlihat bahwa siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan produk menunjukkan pencapaian hasil belajar yang lebih unggul daripada siswa di kelas kontrol yang tidak menggunakan produk tersebut. Kelas eksperimen menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kreatif sebesar 0,78, dan kritis sebesar 0,77 keduanya masuk dalam kategori tinggi. Sebaliknya, kelas kontrol mengalami peningkatan masing-masing sebesar 0,46 untuk berpikir kreatif (kategori sedang) dan 0,70 untuk berpikir kritis (kategori sedang).