Bahrul Maarif
Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Darul Huda Muaradua, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Guru dalam Pembelajaran Shalat Duha Berjamaah melalui Media Video pada Mata Pelajaran Fikih Kelas VII Bahrul Maarif; Saipul Umar
Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 1 (2026): Tanwiruna: Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/j.tanwiruna.2026.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran shalat duha berjamaah melalui media video pada mata pelajaran Fikih Kelas VII, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian meliputi guru Fikih, peserta didik kelas VII, dan wakil kepala bidang kesiswaan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran shalat duha berjamaah berbasis video dilaksanakan secara terjadwal dan dipadukan dengan pembiasaan praktik di mushala. Strategi guru mengombinasikan direct instruction dan indirect instruction melalui pendekatan agamis, individual, dan kelompok, yang diarahkan pada penguatan pemahaman tata cara shalat, ketertiban pelaksanaan, serta pembentukan tanggung jawab siswa (misalnya penugasan imam dan iqamah). Faktor pendukung meliputi tingginya kemauan guru dan siswa memanfaatkan media audio-visual, pengalaman belajar yang lebih nyata, meningkatnya perhatian dan minat belajar, serta teraktivasinya berbagai indera siswa. Adapun faktor penghambat mencakup perbedaan kemampuan siswa dalam memahami tampilan video dan keterbatasan sebagian siswa dalam menangkap materi secara optimal. Temuan ini menegaskan bahwa pemanfaatan video efektif ketika diintegrasikan dengan bimbingan langsung, latihan berulang, dan pengawasan praktik yang konsisten.
Peran Musik dalam Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Tinjauan Pustaka Integratif tentang Bentuk Kegiatan, Mekanisme, dan Faktor Efektivitas Saipul Umar; Bahrul Maarif
Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman Vol. 2 No. 2 (2026): Ceria Islami: Jurnal Pendidikan Anak dan Nilai Keislaman (Agustus)
Publisher : CV. Jalan Cendikia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65793/ci-jpanik.2026.136

Abstract

Musik banyak digunakan sebagai media stimulasi bahasa anak usia dini, tetapi pengaruhnya terhadap berbagai aspek bahasa belum menunjukkan hasil yang sepenuhnya konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran musik dalam perkembangan bahasa anak usia dini, mengidentifikasi bentuk kegiatan musik dan aspek bahasa yang berkembang, serta menjelaskan mekanisme dan faktor yang menentukan efektivitasnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain tinjauan pustaka integratif. Artikel ilmiah ditelusuri melalui Scopus, Web of Science, ERIC, PubMed, dan Google Scholar berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Data diekstraksi dan dianalisis secara tematik dengan membandingkan bentuk kegiatan musik, karakteristik peserta, aspek bahasa yang diukur, temuan utama, dan keterbatasan penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa musik berperan positif terutama dalam penguasaan kosakata, pemrosesan fonem, kesadaran suku kata, dan pengenalan rima. Pengaruh terhadap kemampuan menyimak, pelafalan, tata bahasa, berbicara, literasi awal, dan komunikasi juga ditemukan, tetapi belum konsisten. Kegiatan yang paling mendukung perkembangan bahasa meliputi bernyanyi, permainan ritme dan nada, musik dan gerak, penggunaan alat musik sederhana, serta pembacaan cerita yang dinyanyikan secara interaktif. Musik bekerja melalui pengulangan lirik, pemrosesan auditori dan temporal, sensitivitas terhadap ritme, melodi, dan prosodi, pembelajaran multisensori, serta interaksi sosial. Efektivitasnya dipengaruhi oleh keterlibatan aktif anak, kesederhanaan dan keakraban melodi, keteraturan kegiatan, kejelasan lirik, dan kesesuaiannya dengan bahasa serta budaya anak. Musik dengan demikian merupakan media pendukung stimulasi bahasa yang efektif apabila digunakan secara aktif, terarah, interaktif, dan disesuaikan dengan tujuan perkembangan bahasa yang spesifik.