This Author published in this journals
All Journal Jurnal Bios Logos
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum) terhadap Gambaran Histopatologik Ginjal Tikus Wistar yang Diinduksi Gentamisin Maria Brigita Pacenta Ginting; Carla Felly Kairupan; Meilany Feronika Durry
JURNAL BIOS LOGOS Vol. 14 No. 2 (2024): JURNAL BIOS LOGOS
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/jbl.v14i2.53919

Abstract

Daun salam (Syzygium polyanthum) dengan kandungan flavonoid sebagai antioksidan berpotensi menghambat kerusakan sel ginjal akibat paparan obat-obatan nefrotoksik seperti gentamisin. Penelitian ini merupakan eksperimental laboratorik untuk mengetahui dampak pemberian ekstrak daun salam pada gambaran histopatologik ginjal tikus Wistar yang diinduksi gentamisin. Subjek penelitian ini adalah 25 ekor tikus Wistar jantan yang terbagi menjadi 5 kelompok. Kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan selama 7 hari. P1 diinduksi gentamisin selama 7 hari. P2 diinduksi gentamisin selama 10 hari. P3 diinduksi gentamisin selama 7 hari, lalu diberi ekstrak daun salam selama 7 hari. P4 diinduksi gentamisin selama 10 hari, lalu diberi ekstrak daun salam selama 7 hari. Hasil penelitian didapatkan kelompok kontrol menunjukkan jaringan ginjal normal. P1 menggambarkan degenerasi hidropik yang luas dan perlemakan sel tubulus. P2 menggambarkan nekrosis sel tubulus yang luas dan degenerasi hidropik. P3 menggambarkan degenerasi hidropik yang lebih sedikit dibandingkan P1 disertai adanya atrofi sel tubulus yang luas. P4 tidak terdapat gambaran nekrosis sel tubulus dan terdapat degenerasi hidropik yang lebih sedikit dibandingkan P2 disertai adanya atrofi sel tubulus. Pemberian ekstrak daun salam pada jaringan ginjal tikus Wistar yang diinduksi gentamisin menunjukkan efek perbaikan berupa fokus degenerasi hidropik yang berkurang serta tidak ditemukannya nekrosis sel tubulus dan perlemakan sel.