Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Stimulasi Tumbuh Kembang Melalui Pijat Bayi dan Balita Puspita Yani, Dian; Suyati, Suyati; Jannah, Siti Roudho; Muzayyaroh, Muzayyaroh; Titi Istiqomah, Sri Banun; Wulandari, Dewi Triloka; Sofiana, Aprilia Elva
Jurnal SOLMA Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v13i2.15049

Abstract

Background: Bayi akan bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan sehat apabila kebutuhan dasarnya terpenuhi dengan adanya kebutuhan asah, asih dan asuh. Salah satu kebutuhan yang paling mendasar yaitu kebutuhan stimulasi. Pemberian stimulasi diberikan sedini mungkin untuk merangsang kemampuan sensorik, emosional dan kognitif melalui pijat bayi. Pijat bayi di masyarakat Indonesia perannya masih di pegang oleh dukun bayi. Namun pada zaman modern ini, sudah banyak berdiri klinik Kesehatan yang didalamnya memberikan terapi pijat bayi, sehingga banyak ibu – ibu yang datang untuk memberikan terapi pijat pada bayinya supaya bayi bisa tumbuh dan berkembang secara optimal. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di balai desa Ngumpul daerah wilayah Mayangan Jombang. Kegiatan ini melibatkan ibu-ibu yang memiliki bayi dan balita yang berjumlah 30 orang yang dilaksanakan pada tanggal 25 dan 26 Januari 2024 dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi teknik melakukan pijat bayi, balita dengan benar. Hasil: Dengan memahami dan menerapkan teknik pijat yang tepat, orang tua dapat memberikan manfaat fisik dan emosional yang signifikan bagi bayi mereka. Kesimpulan: Pijat bayi juga merupakan cara yang indah untuk memperkuat ikatan antara orang tua dan bayi melalui sentuhan yang penuh kasih dan perhatian.
TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG PENTINGNYA KONSUMSI ZAT BESI BAGI REMAJA PUTRI Suyati, Suyati; Muzayyaroh, Muzayyaroh
Jurnal Cakrawala Ilmiah Vol. 3 No. 11: Juli 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok yang rentan terhadap anemia karena mereka mengalami periode pertumbuhan yang cepat dan menstruasi bulanan yang menyebabkan kehilangan zat besi. Selain itu, pola makan yang tidak seimbang dan kurangnya pengetahuan tentang pentingnya zat besi dalam diet dapat memperburuk risiko defisiensi zat besi. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang pentingnya konsumsi zat besi bagi remaja putri. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yaitu menggambarkan pengetahuan remaja putri tentang pentingnya konsumsi zat besi. Pada penelitian ini populasinya adalah siswi SMK Ihsaniyat Ngoro Jombang. Sampel pada penelitian ini sebesar 30 responden. Sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah total sampling. Lokasi penelitian ini di SMK Ihsaniyat Ngoro Jombang. Penelitian ini dilaksanakan bulan Maret 2024. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan menggunakan data primer. Alat ukur yang digunakan adalah lembar kuesioner tertutup tentang pengetahuan remaja putri tentang pentingnya mengkonsumsi zat besi. Data yang telah terkumpul diolah dg prosentase dan disajikan dalam bentuk diagram. Hasil dari penelitian ini diperoleh data tingkat pengetahuan remaja tentang pentingnya konsumsi zat besi yaitu dengan hasil pengetahuan baik sebesar 83,33 % dan pengetahuan kurang sebesar 16,67 %. Dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh, ada beberapa faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dari remaja putri tentang pentingnya mengkonsumsi zat besi yaitu bahwa remaja putri tersebut adalah siswi dari sekolah menengah kesehatan yang sedikit banyak sudah memperoleh ilmu tentang kesehatan reproduksi dan pentingnya zat gizi pada proses pertumbuhan. Dengan demikian harapannya siswa yang mengalami anemia hanya sedikit, dan yang lainnya lebih banyak dengan kadar Hb yang normal. Simpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan remaja putri tentang pentingnya konsumsi zat besi di SMK Ihsanniat Ngoro Jombang sebagian besar adalah dengan tingkat pengetahuan baik yaitu sebanyak 83,33%. Diharapkan pihak sekolah bekerjasama dengan Puskesmas untuk rutin dalam memberikan KIE dan pembagian tablet zat besi (TTD) guna mencegah anemia pada remaja.
IMPLEMENTASI PENERAPAN HUMAN CENTERED DESIGN (HCD) PADA IMUNISASI DASAR DI WILAYAH PUSKESMAS TAMBAKREJO DUSUN PETENGAN DESA TAMBAKREJO KABUPATEN JOMBANG Dian Puspita Yani; Siti Roudhotul Jannah; Suyati, Suyati; Muzayyaroh, Muzayyaroh; Sri Banun Titi Istiqomah
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 5 No. 7 (2025): Desember 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The immunization program in Indonesia, which is still being promoted by the Indonesian government, aims to continue reducing infant and child mortality rates. However, the program appears to still be facing problems, namely parental refusal. This refusal is caused by public misunderstandings about immunization, a lack of education, and a lack of knowledge and awareness about it. This study applies Human Centered Design (HCD) approach to understand mothers' perspectives who refuse immunization for their children. Methods: A qualitative study using in-depth interviews with mothers who refused complete basic immunization for their children aged 0-24 months. Data were analyzed thematically following HCD principles.Results: Six main themes emerged: (1) Deep-rooted beliefs and convictions, (2) Excessive fears and concerns, (3) Negative experiences with health services. Conclusion: Vaccine refusal is a complex. HCD approach reveals that mothers' decisions are "rational" within their value systems. Interventions must be multi-level, involving religious leaders, improving health service quality, and enhancing communication between healthcare providers and mothers
THE EFFECTIVENESS OF HEALTH EDUCATION IN IMPROVING HIV/AIDS KNOWLEDGE AMONG LOW INCOME PEOPLE IN PONDONG BARU VILLAGE Dewi, Annita Viesta Nirmala; Wahidah, Nurul Jannatul; Muzayyaroh, Muzayyaroh
Placentum: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Aplikasinya Vol 11, No 1 (2023): February
Publisher : Program Studi Kebidanan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/placentum.v11i1.66943

Abstract

Background: The number of new HIV/AIDs infection has been increasing around the world.  A way to decrease this problem is by increasing people awareness through giving health education. Based on some preliminary research, communities in  Pondong Baru Village have not enough knowledge about HIV/AIDS.Objective: This study aims to know the effectiveness of health education improving HIV/AIDS knowledge among low income people in Pondong Baru Village.Methods: This research was quasy experimental with pre post-test one group only, conducted in Pondong Baru Village, Paser, East Kalimantan, on 13th December 2021. The population of this research were people in Pondong Baru Village with low income. The sample were as many as 31 peoples selected by purposive sampling. Data collect using questionnaires and the analysis used Wilcoxon signed rank test with SPSS IBM 25 version.Result: Respondents’ classified based on age groups is undefined (9,7 %), 20-40 years old (35,5 %), and >40 years old (54,8 %). Then, respondents’ education levels is no education (16,1 %), primary school (74,2 %), and junior high school (9,7%). Lastly, respondents’ parity is primipara (4,85 %), multipara (90,3 %), nullipara (4,85%). Before intervention, respondents had under average knowledge (93,5) and upper average knowledge (6,5%). After intervention, all respondents’ had upper average knowledge. Knowledge level after intervention (Mean:12.32; SD: 1.05) was higher than before intervention (Mean: 0.32; SD: 1.27) and it was statistically significant (P < 0.001).Conclusion: It can be concluded that health education is effective in improving HIV/AIDS knowledge among low income people in Pondong Baru Village.