p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Dyanatul Arsyi
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengendalian Sosial dalam Meminimalisir Pelecehan Seksual Melalui Media Sosial Tiktok Difa Afriani Salsabila; Dyanatul Arsyi; Aulia Uzzaki; Bunga Dinda Permata; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.62

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk pengendalian sosial dalam meminimalisir pelecehan seksual pada media sosial Tiktok. Penelitian ini penting untuk dikaji karena jumlah pelecehan seksual melalui media sosial tiktok mengalami peningkatan yang signifikan di tahun 2024, maka dari itu diperlukannya upaya pengendalian dalam meminimalisir pelecehan seksual melalui media sosial Tiktok yang sering digunakan oleh anak muda sekarang ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui kusioner. Responden penelitian berjumlah 50 orang dengan kriteria pengguna Tiktok aktif berusia 15-25 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76% responden sering menemukan komentar bernuansa seksual, dengan 66% mengaku merasa terganggu. Meskipun 78% responden mengetahui fitur pelaporan, hanya 4% yang pernah menggunakannya. Pengendalian sosial informal seperti teguran dari pengguna lain dan kampanye digital dinilai efektif oleh mayoritas responden. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya peran aktif pengguna, keluarga, masyarakat, dan platform dalam menciptakan ruang digital yang aman melalui peningkatan kesadaran kolektif dan pemanfaatan fitur teknis.
Antara Legitimasi dan Distrust: Stigma Mahasiswa terhadap Elit Politik Pasca Pemilu 2024 Aisyah Zahra; Eka Vidya Putra; Adzmy Altha Azkiya; Annisya Sukma Dewi; Difa Afriani Salsabila; Metra Alvionita; Dyanatul Arsyi; Aulia Uzzaki
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.138

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan stigma mahasiswa terhadap elit politik setelah Pemilu 2024. Penelitian ini penting dikaji karena banyaknya mahasiswa yang komplain dengan kinerja anggota politisi yang kurang memuaskan untuk mewakilkan suara masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif, penelitian dilakukan terhadap 185 mahasiswa dari Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang yang terdiri dari Program Studi Pendidikan IPS, Geografi NK, dan Pendidikan Geografi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup dengan skala Likert lima poin. Hasil analisis menunjukkan bahwa legitimasi tradisional memiliki rata-rata tertinggi (mean = 9.94), diikuti oleh legitimasi rasional (mean = 9.6), sementara legitimasi kharismatik memperoleh skor terendah (mean = 6.77). Skor stigma sosial terhadap elit politik juga cukup tinggi (mean = 10.05). Temuan ini mengindikasikan adanya ketidakpercayaan yang signifikan dari kalangan mahasiswa terhadap elit politik, mencerminkan krisis representasi dan kepercayaan dalam sistem politik pasca pemilu. Penelitian ini menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik melalui transparansi, integritas, dan representasi yang nyata terhadap aspirasi masyarakat.