p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Social Empirical
Sandro J.O Tampubolon
Universitas Negeri Padang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Zero Tawuran: Membangun Generasi Muda Kota Padang Bebas Kekerasan Sandro J.O Tampubolon; Syiva Rezki; Shilva Putri Mahendra; Fadilla Saputri; Delmira Syafrini
Social Empirical Vol. 2 No. 1 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i1.83

Abstract

Tawuran adalah perkelahian atau tindak kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang atau kelompok masyarakat, khususnya antar pelajar atau geng sekolah di lingkungan perkotaan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan pelaksanaan Zero Tawuran untuk mencegah tawuran yang terjadi pada anak muda kota Padang. Penelitian ini berfokus pada program "Zero Tawuran" yang diinisiasi oleh Polda Sumatera Barat, bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang bebas dari kekerasan melalui pendekatan preventif dan edukatif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Polsek Padang Utara, Jalan Khatib, Lubuk Begalung, Jembatan Andalas, dan Jalan Bypass. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dengan jumlah informan 6 orang yang terdiri dari 2 orang POLRI, 2 orang masyarakat sekitar dan 2 orang pelaku tawuran. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi dari zero tawuran sudah dilakukan dengan baik dengan dijalankan program tersebut dan di bantu oleh peran orang tua dan Masyarakat sekitar. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang lebih banyak menyoroti faktor individu dan upaya penanggulangan tawuran tersebut, penelitian ini lebih spesifik dalam membahas program zero tawuran secara mendalam.
Evaluasi Kebijakan Program “Kota Solok Menuju 0% Kemiskinan” Melalui Pengembangan UMKM Sebagai Penanggulangan Kemiskinan Aisyah Zahra; Adzmy Altha Azkiya; Riva Nasrila; Sandro J.O Tampubolon; Syiva Rezki; Rani Kartika
Social Empirical Vol. 2 No. 2 (2025): Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/scemp.v2i2.271

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program “Kota Solok Menuju 0% Kemiskinan” melalui pengembangan UMKM sebagai strategi penanggulangan kemiskinan. Kajian ini penting dilakukan karena meskipun UMKM diposisikan sebagai sektor yang mampu mendorong pembangunan ekonomi masyarakat dan menurunkan kemiskinan, keberadaannya di tingkat lapangan seringkali menghadapi kendala administratif, keterbatasan modal, serta rendahnya literasi digital dan informasi bantuan pemerintah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus di Pasar Raya Kota Solok. Informan dipilih secara purposive sampling sebanyak delapan pelaku UMKM yang menjalankan usaha pada sektor informal. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program UMKM sebagai alat penanggulangan kemiskinan belum berjalan optimal. Hambatan yang ditemukan terdiri dari birokrasi bantuan yang rumit, ketidakmerataan akses program, rendahnya pengetahuan mengenai administrasi usaha, serta keterbatasan modal yang menghambat pengembangan usaha. Selain itu, literasi digital yang rendah membuat sebagian besar pelaku UMKM tidak mampu memanfaatkan peluang pemasaran online. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan program masih belum menyentuh kebutuhan nyata pelaku UMKM, sehingga diperlukan perbaikan dalam pendampingan, sosialisasi, serta penyederhanaan prosedur bantuan agar UMKM dapat berkembang dan berfungsi sebagai instrumen efektif dalam penanggulangan kemiskinan. Penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi kajian lanjutan mengenai pembangunan ekonomi lokal berbasis UMKM serta evaluasi kebijakan intervensi sektor informal di masa mendatang.