Hamidsyukrie
Universitas Mataram

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Solidaritas Sosial dalam Banjar Begawe Merarik pada Masyarakat Sasak di Desa Ubung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah Nur Ismayatunnisa Julianti; Masyhuri; Hamidsyukrie
Journal of Social Education Sasambo Vol 3 No 02 (2025): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v3i2`.5389

Abstract

Tujuan dari penelitian ini : (1) untuk mengetahui bagaimana bentuk solidaritas sosial dalam Banjar Begawe Merarik, dan (2) kegiatan Banjar Begawe Merarik di Desa Ubung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. dan sumber data data berupa subjek penelitian dan informan penelitian. Teknik Pengumpulan data pada penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini yakni teknik analisis kualitatif model miles dan huberman dengan prosedur yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian ini yaitu (1) bentuk solidaritas sosial dalam Banjar Begawe Merarik yaitu bentuk solidaritas sosial mekanik, dan(2)terdapat kegiatan banjar begawe merarik yaitu; kegiatan Begawe Merarik meliputi; a)Kegiatan persiapan meliputi musyawarah waktu dan tempat pelaksanaan kegiatan, Menyilaq, iuran , Betaring, b)Tahap pelaksanaan kegiatan meliputi membuat bumbu untuk memasak, memasak bersama, Sambut Temoe, Begibung, zikiran, selanjutnya Nyongkolan dan Bales Lampak Nae, dan c)Tahap penutup terdiri dari Rebak jangkeh atau membongkar tungku memasak dan mencuci piring.
RELASI GENDER DALAM PELAKSANAAN HAK REPRODUKSI PEREMPUAN PADA KELUARGA BANGSAWAN DI DESA PUYUNG KECAMATAN JONGGAT LOMBOK TENGAH arif rahman hakim; Hamidsyukrie; Suud
Journal of Social Education Sasambo Vol 2 No 01 (2024): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v2i01.5514

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui relasi gender dalam keluarga bangsawan. 2) Mengetahui hak reproduksi perempuan pada keluarga bangsawan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Jenis data yang diambil dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Sumber data dalam penelitian ini adalah subjek dan informan. Data dikumpulkan menggunakan teknik wawancara observasi dan dokumentasi. Data dianalisis dengan tahapan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa relasi antar laki-laki dan perempuan dalam keluarga bangsawan tidak bisa dikatakan sejajar. Hal tesebut terjadi karena posisi laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Segala pengambilan keputusan akan ditentukan oleh laki-laki dengan segala pertimbangannya. Perempuan hanya boleh memberikan pendapat dan saran tanpa diizinkan untuk menentukan keputusan sendiri. Hak reproduksi pada perempuan dalam keluarga bangsawan dikesampingkan oleh kekuasaan kaum laki-laki, seperti halnya hak untuk menentukan keputusan sendiri, hak untuk memiliki anak, hak untuk menentukan jeda waktu kapan memiliki anak, maupun hak untuk mendapatkan informasi terkait kesehatan organ reproduksinya.
DAMPAK KECANDUAN NARKOBA TERHADAP TRAUMA KEKERASAN DAN ALIENASI PADA ANAK DI DESA NGGEMBE KECAMATAN BOLO KABUPATEN BIMA Nurul Puspita Sari; Suud; Hamidsyukrie
Journal of Social Education Sasambo Vol 4 No 01 (2026): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v4i01.11602

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kecanduan narkoba terhadap trauma kekerasan serta implikasinya terhadap munculnya perilaku alienasi pada anak di Desa Nggembe, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian meliputi anak-anak yang terlibat penyalahgunaan narkoba, orang tua, serta tokoh masyarakat. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecanduan narkoba berdampak signifikan terhadap kondisi psikologis dan sosial anak. Anak-anak mengalami berbagai bentuk kekerasan fisik dan verbal dalam lingkungan keluarga dan sosial, seperti pemukulan, penghinaan, serta penolakan sosial. Pengalaman kekerasan tersebut memicu trauma psikologis berupa rasa takut, rendah diri, kehilangan kepercayaan diri, dan kesulitan beradaptasi dengan lingkungan sosial. Trauma yang berkelanjutan mendorong anak menarik diri dari interaksi sosial dan mengalami alienasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kecanduan narkoba tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga memperkuat siklus kekerasan dan keterasingan sosial pada anak. Oleh karena itu, diperlukan peran kolaboratif keluarga, masyarakat, dan lembaga rehabilitasi dalam memberikan pendampingan psikososial yang berkelanjutan
DAMPAK SOSIAL BUDAYA PENGEMBANGAN DUSUN SADE SEBAGAI DUSUN WISATA Ariadi Saputra; Hamidsyukrie; Nursaptini
Journal of Social Education Sasambo Vol 2 No 02 (2024): Journal of Social Education Sasambo (SOCED SASAMBO)
Publisher : Program Studi Pendidikan Sosiologi Universitas Mataram - Sociology Education Program Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/socedsasambo.v2i02.9721

Abstract

Pengembangan desa wisata berbasis budaya membawa dampak yang kompleks dan ambivalen bagi masyarakat adat, terutama dalam aspek sosial dan kultural. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk-bentuk dampak sosial budaya yang ditimbulkan oleh pengembangan Dusun Sade sebagai dusun wisata di Kabupaten Lombok Tengah, serta memahami bagaimana masyarakat Sasak di Dusun Sade merespons perubahan-perubahan tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi, dilaksanakan di Dusun Sade, Desa Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga bentuk dampak utama: pertama, transformasi mata pencaharian yang menciptakan segmen ekonomi baru namun disertai ketimpangan distribusi manfaat dan ketergantungan pada sektor pariwisata; kedua, pergeseran autentisitas budaya akibat komersialisasi praktik tradisi seperti peresean, gendang beleq, dan nyesek yang mengalami staged authenticity; ketiga, perubahan struktur sosial komunitas yang ditandai munculnya hierarki ekonomi baru sekaligus penguatan solidaritas kolektif. Masyarakat Sade merespons perubahan ini dengan strategi adaptasi yang selektif, mempertahankan elemen inti kebudayaan sambil mengakomodasi tuntutan industri pariwisata. Penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan pariwisata budaya memerlukan tata kelola yang memperhatikan keberlanjutan sosial-kultural, bukan hanya pertumbuhan ekonomi.