Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Disharmonisasi Hukum Waris Beda Agama Antara Kompilasi Hukum Islam dengan Putusan Mahkamah Agung Nomor 331 K/Ag/2018 Firly Diana Putri; Adikza Nurul Islam; Ahmad Mas’ari; Yuni Harlina
At-Tafakur: Jurnal Ilmu Syari'ah dan Hukum Vol. 2 No. 1 (2025): Agustus
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Az-Zain Sampang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji Putusan Mahkamah Agung (MA) No. 331/K/Ag/2018, yang mengabulkan warisan melalui wasiat wajib kepada suami non-Muslim dari istri Muslim yang telah meninggal, bertentangan dengan ketentuan hukum Islam yang mengatur ahli waris Muslim. Studi ini menganalisis alasan para hakim dan memberikan tinjauan hukum Islam terhadap putusan tersebut. Jenis penelitian ini berbentuk jenis penelitian normatif dengan pendekatan komprasasi hukum dan perundang-undangan dengan sumber primer berupa putusan MA dan Kompilasi Hukum Islam (KHI), serta dilengkapi dengan sumber sekunder seperti buku dan jurnal. Data dikumpulkan melalui literatur relevan dan dianalisis menggunakan analisis konten. Temuan menunjukkan: (1) MA membenarkan putusannya berdasarkan hubungan harmonis dan penuh kasih sayang antara istri (ahli waris) dan suami (tergugat) selama pernikahan mereka. (2) Dari perspektif hukum Islam, keputusan untuk memberikan warisan wajib kepada suami non-Muslim dianggap tidak tepat. KHI dan yurisprudensi Islam yang berlaku secara eksplisit mensyaratkan keyakinan Islam untuk hak waris, dan mekanisme warisan wajib tidak dimaksudkan untuk mengelak dari larangan agama ini bagi ahli waris non-Muslim. Studi ini menyimpulkan bahwa putusan MA bertentangan dengan prinsip-prinsip waris Islam yang telah ditetapkan.
Penguatan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal Melalui Program KKN Di Desa Puteri Sembilan Kecamatan Rupat Utara Fahmi Harianda; Alfiansyah Alfiansyah; M. Haiqal Ridwan; Fazel Donny Devgan; Said Asyraf; Ahmad Mas’ari
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.2985

Abstract

Desa Puteri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sejarah, budaya, sosial, lingkungan, dan wisata yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sultan Syarif Kasim Riau tahun 2026 diarahkan pada penguatan masyarakat berbasis kearifan lokal melalui pemetaan potensi dan pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengabdian bertujuan mengidentifikasi kearifan lokal Desa Puteri Sembilan, membangun keterlibatan masyarakat, serta menghasilkan kegiatan dan media yang dapat mendukung pengembangan desa. Metode pengabdian dilakukan secara partisipatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tukar pendapat, implementasi program, dan evaluasi. Program inti meliputi observasi dan pemetaan sejarah, budaya, adat istiadat, kehidupan pesisir, pelestarian mangrove, dan Pantai Bestari. Program pengabdian diwujudkan melalui pembuatan denah dan profil desa, sadar wisata, serta pembuatan gapura desa. Program bidang keilmuan dan kegiatan tambahan meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum, keagamaan, peringatan HUT RI, sekolah lansia, gotong royong, penanaman mangrove, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat, terutama pada kegiatan sadar wisata, pembuatan denah dan profil desa, serta pembuatan gapura. Kegiatan tersebut menghasilkan media informasi desa, fasilitas sederhana di Pantai Bestari, dan penanda identitas desa. Pelaksanaan juga memperkuat pengalaman mahasiswa dalam komunikasi, koordinasi, kerja sama, tanggung jawab, dan adaptasi. Keberlanjutan hasil kegiatan memerlukan pemeliharaan fasilitas, pemanfaatan media informasi, dan keterlibatan masyarakat serta pemerintah desa.