Desa Puteri Sembilan, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis merupakan wilayah pesisir yang memiliki potensi sejarah, budaya, sosial, lingkungan, dan wisata yang berkembang dalam kehidupan masyarakat. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Sultan Syarif Kasim Riau tahun 2026 diarahkan pada penguatan masyarakat berbasis kearifan lokal melalui pemetaan potensi dan pelaksanaan kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan pengabdian bertujuan mengidentifikasi kearifan lokal Desa Puteri Sembilan, membangun keterlibatan masyarakat, serta menghasilkan kegiatan dan media yang dapat mendukung pengembangan desa. Metode pengabdian dilakukan secara partisipatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, tukar pendapat, implementasi program, dan evaluasi. Program inti meliputi observasi dan pemetaan sejarah, budaya, adat istiadat, kehidupan pesisir, pelestarian mangrove, dan Pantai Bestari. Program pengabdian diwujudkan melalui pembuatan denah dan profil desa, sadar wisata, serta pembuatan gapura desa. Program bidang keilmuan dan kegiatan tambahan meliputi pendidikan, kesehatan, ekonomi, hukum, keagamaan, peringatan HUT RI, sekolah lansia, gotong royong, penanaman mangrove, serta kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa program mendapat dukungan dan partisipasi masyarakat, terutama pada kegiatan sadar wisata, pembuatan denah dan profil desa, serta pembuatan gapura. Kegiatan tersebut menghasilkan media informasi desa, fasilitas sederhana di Pantai Bestari, dan penanda identitas desa. Pelaksanaan juga memperkuat pengalaman mahasiswa dalam komunikasi, koordinasi, kerja sama, tanggung jawab, dan adaptasi. Keberlanjutan hasil kegiatan memerlukan pemeliharaan fasilitas, pemanfaatan media informasi, dan keterlibatan masyarakat serta pemerintah desa.