Nasywa Dhiya Amatulloh Sholihah
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Relationship between Emotional Intelligence and Psychological Well-being in Early Childhood Nasywa Dhiya Amatulloh Sholihah; Idat Muqodas
TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 11 No. 2 (2025): TEMATIK: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tematik.v11i2.10441

Abstract

This study examines the relationship between emotional intelligence and psychological well-being in early childhood. Data were collected using a quantitative correlational design from 57 parents of kindergarten children in Purwakarta selected through purposive sampling. Emotional intelligence was measured with the Parental Emotional Intelligence Scale (23 items: self‑awareness, self‑regulation, motivation, empathy, social skills), and psychological well‑being with the Early Childhood Psychological Well‑Being Questionnaire (18 items: positive affect, life satisfaction, absence of distress). Instrument validity was confirmed through item–total correlation, and reliability analysis produced a Cronbach’s alpha of 0.935. Normality and linearity tests showed that the data met the assumptions for Pearson product–moment correlation. The results indicated a strong, positive, and statistically significant relationship between emotional intelligence and psychological well‑being (r = 0.647, p < 0.001). This finding adds empirical evidence on the emotional intelligence–well‑being link in an understudied Indonesian early childhood context and highlights the crucial role of parental emotional intelligence. The study recommends integrating parent‑focused emotional intelligence learning into early childhood education programs to promote children’s psychological well‑being.
Peningkatan Kompetensi Digital Guru PAUD melalui Pelatihan Media Interaktif Canva dan Wordwall Dhea Ardiyanti; Nasywa Dhiya Amatulloh Sholihah; Nazwa Ghaits Aina Salsabila; Salma Zuhrotunnasikhoh; Tuti Alawiyah
JGK (Jurnal Guru Kita) Vol. 10 No. 1: Desember 2025
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jgk.v10i1.70960

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru PAUD untuk mampu merancang media pembelajaran yang kreatif dan interaktif. Namun, survei awal di TK Plus Al Maghfiroh Purwakarta menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum mampu membuat media pembelajaran digital secara mandiri serta belum mengenal platform Canva dan Wordwall. Kondisi ini menimbulkan kesenjangan kompetensi digital yang berdampak pada kurang optimalnya pengalaman belajar anak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan terstruktur. Metode yang digunakan meliputi analisis awal kebutuhan, pelatihan penggunaan media digital, dan implementasi media pembelajaran berbasis teknologi. Kegiatan dilaksanakan di TK Plus Al Maghfiroh Purwakarta dengan melibatkan guru sebagai peserta utama. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam mengelola dan mengembangkan media pembelajaran visual menggunakan Canva serta media interaktif berbasis Wordwall. Guru menunjukkan antusiasme tinggi, mampu mempraktikkan pembuatan media digital, dan mulai mengimplementasikannya dalam pembelajaran. Meskipun masih ditemui kendala berupa keterbatasan fasilitas dan pengalaman teknologi, program ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan kompetensi digital guru. Disimpulkan bahwa pelatihan media digital efektif meningkatkan kapasitas guru PAUD. Direkomendasikan adanya pendampingan berkelanjutan dan pembaruan pelatihan agar integrasi teknologi dalam pembelajaran dapat berjalan optimal.