Nur Aunie Batrisya
International Islamic University Malaysia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Introduction to Arabic Dictation (Imlā’): A Foundational Guide to Writing Accuracy Wira Nama Wira Bangsa; Ahmad Azkia Salam; Nur Aunie Batrisya
Al-Muhawaroh: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 1 No. 2 (2025): Al-Muhawaroh: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38073/almuhawaroh.v2i1.3503

Abstract

The mastery of imlāʾ (Arabic dictation) constitutes a fundamental component of Arabic language learning, yet it often receives less pedagogical attention compared to reading, speaking, and grammar. This study investigates the implementation of Kitāb Imlāʾ by Ustaz Hasan Basri as a practical instructional resource designed to improve students’ spelling accuracy. Employing a qualitative case study at Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah in Pasuruan, Indonesia, the research involved 32 fourth-grade (ibtidāʾī) students through classroom observations, semi-structured interviews, and pre- and post-test dictation tasks. Findings indicate that the systematic use of the kitab, with its step-by-step exercises and repetitive drills, effectively reduced error rates from 38% to 17%. Students demonstrated significant improvement in distinguishing tāʾ marbūṭah from hāʾ and in applying hamzah rules, while teachers confirmed that the kitab provided practical exercises rather than abstract theory. Nonetheless, certain challenges persisted, particularly in mastering hamzah rules and overcoming mother-tongue interference. The study highlights the value of localized, practice-oriented resources in enhancing imlāʾ pedagogy and recommends integrating Kitāb Imlāʾ as a central element in Arabic literacy instruction.
Strategi Pemahaman Masdar melalui Padanan Kata Benda Verbal dalam Bahasa Indonesia Nur Hanifansyah; Menik Mahmudah; Nur Aunie Batrisya
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.205

Abstract

Pemahaman masdar bagi pembelajar pemula bahasa Arab kerap menghadapi hambatan karena keterbatasan padanan langsung dalam bahasa Indonesia. Akibatnya, banyak pelajar hanya menghafalkan pola (wazan) tanpa memahami fungsi semantisnya secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi pemahaman masdar dengan mengaitkan konsep verbal nouns dalam bahasa Arab dengan kata benda turunan dari verba dalam bahasa Indonesia, misalnya sentuhan dari menyentuh, pukulan dari memukul, teguran dari menegur, atau ciuman dari mencium. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik observasi kelas, wawancara guru, serta tes diagnostik kepada 30 pelajar tingkat pemula di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menurut model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% pelajar lebih cepat memahami fungsi masdar setelah diberikan padanan kata benda verbal dalam bahasa Indonesia. Selain itu, strategi ini meningkatkan kemampuan pelajar dalam menggunakan masdar dalam kalimat produktif, baik lisan maupun tulisan. Dengan demikian, strategi perbandingan lintas bahasa terbukti efektif sebagai jembatan konseptual dalam pengajaran masdar. Temuan ini berimplikasi pada perlunya pendekatan pedagogis yang lebih kontekstual dan integratif dalam pembelajaran gramatika Arab di pesantren.