Fitriningsih
Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Promosi Sosial Media dan Electronic Word of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Luxury (Studi pada Mahasiswa STIE Yapis Dompu) Fitriningsih; Yeye Suhaety; Asmawati
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/mpnhqj14

Abstract

Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui Pengaruh Promosi Sosial Media Dan Electronic Word Of Mouth Terhadap Keputusan Pembelian Skincare Luxury (Studi Mahasiswa STIE Yapis Dompu). Metode: Penelitian Kuantitatif dengan Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 137 responden. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner/angket dengan skala likert. Analisi data dilakukan menggunakan program SPSS (Statistical package for the Social Sciences) versi 21, dan penentuan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian di uji dengan menggunakan uji regresi berganda. Hasil & Pembahasan: Bahwa secara parsial Promosi Media Sosial (X1) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian skincare luxury (Y) pada mahasiswa STIE Yapis Dompu, dan e-WoM (X2) berpengaruh signifikan terhadap Keputusan pembelian skincare luxury (Y) pada mahasiswa STIE YAPIS Dompu. Variabel promosi media sosial dan e-WOM berpengaruh secara simultan terhadap Keputusan pembelian skincare luxury pada mahasiswa STIE Yapis Dompu. Implikasi: Implikasi temuan ini bersifat praktis dan teoretis. Secara praktis, pelaku bisnis skincare luxury disarankan menerapkan strategi dua pilar: gencar melakukan promosi media sosial untuk membangun kesadaran (H1) sekaligus proaktif mengelola e-WOM positif untuk membangun kepercayaan (H2). Secara teoretis, temuan Adjusted R Square sebesar 45,2% (H3) menunjukkan bahwa 54,8% faktor lain di luar penelitian ini turut memengaruhi keputusan pembelian, sehingga membuka peluang bagi peneliti selanjutnya untuk mengeksplorasi variabel lain seperti harga, citra merek, atau kualitas produk.