Ulfatul Mardiyah
Program Studi Teknologi Hasil Perikanan, Universitas Ibrahimy, Situbondo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengawasan Mutu Bahan Baku Pengalengan Ikan Lemuru (Sardinella Longiceps) di PT. Sumber Mutiara Samudra, Muncar Banyuwangi Syirin Ishmah Syahdani; Ulfatul Mardiyah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 16 No 1 (2025): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v16i1.6276

Abstract

Pengalengan ikan merupakan salah satu jenis pengolahan modern dengan cara mengemas ikan menggunakan kaleng dalam kondisi hermatis dan steril. Tujuan pengalengan ikan pada dasarnya untuk melindungi ikan dari kerusakan dan pembusukan. Dengan adanya proses pengolahan, aktivitas bakteri pembusuk dapat dihambat atau dihentikan. Pengolahan ikan kaleng tentu harus dilakuan dengan penuh pengawasan karena produk yang dihasilkan adalah produk yang akan dikonsumsi oleh masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan mutu bahan baku agar spesifikasi produk yang telah ditetapkan sebagai standar dapat tercermin dalam produk atau hasil akhir. Pengawasan mutu merupakan menejemen untuk memperbaiki kualitas produk bila diperlukan, mempertahankan kualitas yang sudah tinggi dan mengurangi jumlah bahan yang rusak. Penelitian ini bertujuan untuk pengetahui proses pengawasan bahan baku, proses penerimaan bahan baku dan beberapa kendala atau hambatan yang terjadi dalam penerimaan bahan baku di PT. Sumber Mutiara Samudra kecamatan Muncar Banyuwangi. Metode yang dilakukan pada penelitian ini meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengawasan mutu bahan baku yang dilakukan di PT. Sumber Mutiara Samudra meliputi pengawasan pH bahan baku ikan, sifat organoleptik dan kandungan histamin. Syarat mutu pH bahan baku adalah pH-7. Sifat organoleptik bahan baku ikan sesuai dengan spesifikasi syarat mutu ikan segar. Sedangkan syarat mutu kandungan histamin bahan baku di PT. Sumber Mutiara Samudra maksimal 50 mg/kg.
Penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada Pengolahan Ikan Lemuru (Sardinella longiceps) di PT. Sumber Mutiara Samudra, Muncar-Banyuwangi Putri Indah Mariyana; Ulfatul Mardiyah
Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 16 No 1 (2025): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/jsapi.v16i1.6481

Abstract

Pengalengan merupakan suatu pengolahan pengawetan ikan secara modern dikemas yang secara hermetis. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari penerapan Good Manufacturing Practices (GMP) pada proses pengalengan ikan sarden (Sardinella longiceps). Implementasi GMP berfungsi untuk dapat menghasilkan produk ikan kaleng sesuai dengan persyaratan mutu dan keamanan pangan. Berdasarkan aturan Menteri Kesehatan RI Nomor 23/MEN.KES/SK/I/1978 terdapat 9 aspek GMP anatara lain lingkungan dan lokasi pabrik, bangunan dan fasilitas unit usaha, peralatan pengolahan, fasilitas dan kegiatan sanitasi, sistem pengendalian hama, hygiene karyawan, pengendalian proses, manajemen pengawasan, pencatatan dan dokumentasi. Penelitian ini dapat dilaksanakan di PT. Sumber Mutiara Samudra yang terletak di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasi, wawancara, dan mengikuti serangkaian kegiatan proses pengolahan ikan sarden. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa PT. Sumber Mutiara Samudra sudah menerapkan prinsip GMP dengan baik di beberapa aspek seperti lingkungan dan lokasi pabrik, peralatan pengolahan, sistem pengendalian hama, hygiene karyawan, pengendalian proses, pencatatan dan dokumentasi. Namun masih terdapat penyimpangan dalam penerapan GMP pada aspek fasilitas unit usaha, manajemen pengawasan, dan kegiatan sanitasi.