Muhammad Farhan Defian Satriya Putra Alif
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Job Flexibility, Kompensasi, dan Punishment Terhadap Kinerja Driver Gojek di Surakarta Muhammad Farhan Defian Satriya Putra Alif; Lukman Hakim
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 16 No. 2 (2024): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v16i2.849

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak fleksibilitas kerja, kompensasi, dan tindakan disipliner ter­ha­dap kinerja pengemudi GOJEK di Kota Surakarta. Pem­be­na­ran untuk pemeriksaan ini muncul dari fungsi penting yang dimainkan oleh efektivitas mitra pengemudi dalam meni­ng­katkan keberhasilan operasional Gojek sebagai penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi. Meng­gu­na­kan pende­ka­tan kuantitatif, penelitian ini melakukan survei yang melibatkan 100 pengemudi Gojek dengan teknik pengam­bi­lan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasilnya menunjukkan bahwa fleksibilitas pekerjaan memiliki dampak positif dan signifikan pada kinerja pengemudi, menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja yang ditingkatkan dikaitkan dengan hasil kinerja yang lebih baik. Sebaliknya, variabel kompensasi menunjukkan efek negatif dan signifikan pada kinerja pengemudi, menunjukkan bahwa struktur kompensasi yang tidak memenuhi harapan dapat mengurangi motivasi dan kinerja pekerjaan secara keseluruhan. Sementara itu, pene­gakan tindakan disipliner menunjukkan efek positif dan sig­nifikan pada kinerja, menunjukkan bahwa penerapan huku­man yang konsisten dan adil dapat mendorong peningkatan disiplin dan akuntabilitas di antara pengemudi. Temuan ini menyoroti perlunya menerapkan strategi manajemen kerja yang seimbang yang menyelaraskan fleksibilitas, kom­pen­sasi transparan, dan kerangka kerja pengawasan berbasis penalti yang efektif.