Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dampak fleksibilitas kerja, kompensasi, dan tindakan disipliner terhadap kinerja pengemudi GOJEK di Kota Surakarta. Pembenaran untuk pemeriksaan ini muncul dari fungsi penting yang dimainkan oleh efektivitas mitra pengemudi dalam meningkatkan keberhasilan operasional Gojek sebagai penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi. Menggunakan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melakukan survei yang melibatkan 100 pengemudi Gojek dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS versi 22. Hasilnya menunjukkan bahwa fleksibilitas pekerjaan memiliki dampak positif dan signifikan pada kinerja pengemudi, menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja yang ditingkatkan dikaitkan dengan hasil kinerja yang lebih baik. Sebaliknya, variabel kompensasi menunjukkan efek negatif dan signifikan pada kinerja pengemudi, menunjukkan bahwa struktur kompensasi yang tidak memenuhi harapan dapat mengurangi motivasi dan kinerja pekerjaan secara keseluruhan. Sementara itu, penegakan tindakan disipliner menunjukkan efek positif dan signifikan pada kinerja, menunjukkan bahwa penerapan hukuman yang konsisten dan adil dapat mendorong peningkatan disiplin dan akuntabilitas di antara pengemudi. Temuan ini menyoroti perlunya menerapkan strategi manajemen kerja yang seimbang yang menyelaraskan fleksibilitas, kompensasi transparan, dan kerangka kerja pengawasan berbasis penalti yang efektif.
Copyrights © 2024