Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

KAJIAN LITERATUR TENTANG EFEKTIVITAS KOMUNIKASI NONVERBAL DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN PEMAHAMAN EMOSI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Keisya Aulia; Ghina Khairunissa Petri; Perawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi nonverbal dalam meningkatkan interaksi sosial dan pemahaman emosi pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa banyak guru dan pendamping masih mengandalkan instruksi verbal, sedangkan ABK sering mengalami kesulitan dalam memproses pesan verbal yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis 25 artikel jurnal nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan tiga tema utama, yaitu: (1) komunikasi nonverbal sebagai sarana regulasi emosi, (2) komunikasi nonverbal sebagai fasilitator interaksi sosial, dan (3) komunikasi nonverbal sebagai penguat pembelajaran inklusif. Temuan menunjukkan bahwa guru yang mampu menggunakan ekspresi wajah, gerakan tubuh, kontak mata, dan intonasi suara secara efektif dapat meningkatkan keterhubungan emosional, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan partisipasi anak dalam kegiatan belajar. Komunikasi nonverbal dengan demikian bukan sekadar pelengkap komunikasi verbal, melainkan merupakan komponen utama dalam mendukung keberhasilan pembelajaran inklusif. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan bagi pendidik dan pendamping untuk memperkuat pemahaman serta keterampilan mereka dalam menerapkan strategi komunikasi nonverbal secara efektif. Kata Kunci: komunikasi nonverbal, interaksi sosial, pemahaman emosi, anak berkebutuhan khusus
Komunikasi Tanpa Pesan Dalam Interaksi Digital: Tinjauan Pustaka Tentang Diam, Ghosting, dan Read Receipt (Seen) Nurhalimah Nafisyah; Nasywa Naila Khansa; Perawati
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3869

Abstract

Kemajuan teknologi digital mendorong terjadinya pergeseran signifikan dalam cara individu menjalin komunikasi interpersonal, terutama melalui media berbasis daring. Dalam konteks ini, komunikasi tidak selalu ditandai oleh penyampaian pesan verbal, tetapi juga melalui ketiadaan pesan, seperti diam, ghosting, serta penggunaan fitur read receipt (seen). Kondisi ini menegaskan bahwa ketiadaan balasan tidak bersifat netral, melainkan memuat makna komunikatif yang ditafsirkan secara sosial oleh para pelaku interaksi.. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji komunikasi tanpa pesan dalam interaksi digital melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah yang membahas komunikasi digital, komunikasi non-verbal, ghosting, dan dinamika respons daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi tanpa pesan merupakan bentuk komunikasi non-verbal digital yang memengaruhi dinamika hubungan interpersonal, persepsi sosial, serta proses pemaknaan. Oleh karena itu, ketiadaan pesan tidak dapat dimaknai sebagai ketiadaan komunikasi, melainkan sebagai praktik simbolik yang bermakna dalam komunikasi digital.
Accounting Students' Scientific Writing Skills Viewed from Structure and Indonesian Language Rules Aldika Putra Zega; Asril Ahmad Sani; Berqy Indah Merputi; Chikadetry Syalomita Siregar; Fadel M. Nur Siregar; Intan Juwita Purba; M Zidane Qalbin Akba; Nadia Miftahul Jannah; Olivia Fitriani; Reynaldi Surya Saputra; Perawati
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v4i1.1840

Abstract

Writing scientific papers is a crucial skill for both prospective lecturers and working professionals. Coherent writing structure and the correct application of Indonesian language norms are as important as the accuracy of its scientific content in determining the quality of a scientific paper. The purpose of this study was to assess accounting students' ability to write scientific papers, both in terms of article structure and the use of Indonesian language rules. A literature review of several relevant journals and studies published between 2021 and 2025 served as the research methodology used. According to the study's findings, accounting students' scientific writing skills remain in the low to moderate range. Key problems identified include a high percentage of spelling errors, poor choice of diction, and ineffective sentence construction. Furthermore, the application of the IMRAD format in scientific papers remains inconsistent, accompanied by weaknesses in the development of scientific arguments and inconsistencies in the use of terms in scientific papers and scientific works. These results indicate that for students to produce scientific papers that are systematic, coherent, and in accordance with standard Indonesian language rules, they require ongoing guidance through academic literacy development, project-based scientific writing training, and intensive mentoring.
KOMUNIKASI TANPA PESAN DALAM INTERAKSI DIGITAL: TINJAUAN PUSTAKA TENTANG DIAM, GHOSTING, DAN READ RECEIPT (SEEN) Nurhalimah Nafisyah; Nasywa Naila Khansa; Perawati
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.2189

Abstract

Perkembangan komunikasi digital memunculkan fenomena komunikasi tanpa pesan seperti ghosting, diam digital, dan read receipt yang menciptakan makna sosial dari ketiadaan respons, sering memicu dampak emosional negatif di konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan mensintesiskan literatur untuk mengungkap fungsi simboliknya sebagai komunikasi non-verbal. Menggunakan pendekatan kualitatif literature review, populasi mencakup artikel ilmiah 2021-2025 dari basis data seperti ScienceDirect dan jurnal nasional; sampel purposif berdasarkan saturasi tematik. Instrumen dokumen sekunder dianalisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan implikasi. Hasil menunjukkan ghosting sebagai ostrasisme digital yang mengganggu kebutuhan afiliasi, read receipt memicu ekspektasi respons, dan diam digital kontekstual dalam budaya kolektivis. Kesimpulan merekomendasikan literasi digital etis dan penelitian mixed-methods lokal untuk mitigasi dampak relasional.
Peran Penggunaan Bahasa Indonesia Formal dalam Membangun Profesionalisme Kerja Ramdhan Harizi; Asyifa Nabila Harahap; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan bahasa Indonesia formal merupakan elemen krusial dalam komunikasi profesional di lingkungan kerja, namun saat ini mulai tergerus oleh tren komunikasi informal digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis bahasa baku dalam membangun citra profesionalisme individu dan integritas institusi. Dengan menggunakan metode studi tinjauan literatur, artikel ini mengeksplorasi berbagai teori komunikasi organisasi dan sosiolinguistik dari sumber jurnal ilmiah dan literatur terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan bahasa formal tidak hanya berfungsi sebagai alat pertukaran informasi, tetapi juga sebagai refleksi kompetensi, kedisiplinan intelektual, dan bentuk penghormatan dalam hierarki kerja. Selain itu, bahasa formal ditemukan dapat meminimalisir ambiguitas dalam instruksi kerja sehingga meningkatkan efisiensi operasional. Kesimpulannya, penguasaan bahasa Indonesia formal adalah aset strategis bagi pekerja dalam membangun kredibilitas dan memelihara hubungan profesional yang berkelanjutan di tengah keberagaman latar belakang budaya karyawan.
Peran Bahasa Indonesia dalam Komunikasi Manajerial di Lingkungan Organisasi Rama Arya Wijaya; Suci Riska Rahmadini; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini menganalisis urgensi dan fungsi strategis Bahasa Indonesia dalam kerangka komunikasi manajerial di lingkungan organisasi modern. Sebagai bahasa resmi negara, Bahasa Indonesia memegang peranan vital dalam menjamin kejelasan informasi dan koordinasi antarlevel manajemen. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran bahasa dalam proses pengambilan keputusan, instruksi kerja, dan pembangunan budaya organisasi, sekaligus mengidentifikasi hambatan linguistik yang sering muncul. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui studi pustaka (literature review) dengan menganalisis literatur ilmiah publikasi tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia yang baku dan tepat secara kontekstual berkorelasi positif terhadap minimalisasi ambiguitas informasi dan peningkatan efisiensi operasional. Temuan ini juga menyoroti bahwa kendala utama dalam komunikasi manajerial saat ini adalah inkonsistensi penggunaan istilah teknis dan percampuran bahasa (code-mixing) yang tidak proporsional. Simpulan inti dari artikel ini menegaskan bahwa penguatan kompetensi berbahasa bagi manajer bukan sekadar aspek administratif, melainkan instrumen kepemimpinan untuk membangun otoritas dan kepercayaan dalam organisasi
Peran Bahasa Indonesia dalam Mendukung Fungsi Manajemen pada Dunia Bisnis Modern Nesyara Hendriani; Surya Rahmat Pratama; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dunia bisnis modern yang sangat kompetitif dan terdigitalisasi menuntut sistem komunikasi yang presisi guna menjamin efektivitas manajerial. Bahasa Indonesia, sebagai identitas nasional sekaligus bahasa pengantar resmi, memegang peranan strategis dalam memediasi kepentingan organisasi dalam lingkup domestik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran Bahasa Indonesia dalam mendukung empat fungsi utama manajemen, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, dan pengendalian. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka sistematis, yang mensintesis data dari berbagai jurnal ilmiah terakreditasi dan bereputasi dalam rentang waktu 2021 hingga 2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia yang baku dan efektif mampu mereduksi hambatan semantik dalam instruksi kerja, memperkuat budaya organisasi, serta meningkatkan akurasi dalam laporan evaluasi kinerja. Bahasa berperan sebagai instrumen kepemimpinan yang mampu menggerakkan sumber daya manusia secara inklusif di tengah keberagaman latar belakang sosial. Meskipun menghadapi tantangan berupa masifnya penggunaan istilah asing, Bahasa Indonesia tetap menjadi pilar utama dalam menjaga stabilitas koordinasi internal dan legalitas korespondensi bisnis. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa standarisasi bahasa manajerial berbasis Bahasa Indonesia bukan sekadar kebutuhan linguistik, melainkan investasi strategis bagi keberlanjutan operasional perusahaan di era modern.
Pengaruh Kemampuan Berbahasa Indonesia Terhadap Profesionalisme Komunikasi Mahasiswa Manajemen Nina Hartati; Gustina Kumala Dewi; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran strategis sebagai bahasa resmi dalam dunia pendidikan dan profesional, di mana penguasaannya mencerminkan kemampuan berpikir terstruktur dan kualitas intelektual mahasiswa. Mahasiswa Manajemen, sebagai calon praktisi bisnis, dituntut memiliki profesionalisme komunikasi yang unggul untuk mendukung efektivitas kerja tim dan pengambilan keputusan. Namun, pada realitasnya masih ditemukan kesenjangan di mana banyak mahasiswa kurang optimal dalam menggunakan bahasa formal dan sering terbawa penggunaan bahasa informal dalam situasi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis sejauh mana kemampuan berbahasa Indonesia memengaruhi profesionalisme komunikasi mahasiswa Manajemen. Penelitian ini menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Sumber data berasal dari berbagai literatur ilmiah seperti buku teks, artikel jurnal nasional, dan publikasi akademik lainnya yang relevan dengan topik kemampuan berbahasa dan profesionalisme komunikasi. Data dianalisis secara mendalam menggunakan teknik analisis deskriptif dan komparatif untuk menemukan pola serta menyintesis kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan berbahasa Indonesia memiliki pengaruh yang signifikan terhadap profesionalisme komunikasi mahasiswa Manajemen. Keterampilan berbicara dan menulis diidentifikasi sebagai aspek yang paling dominan dalam menunjang profesionalisme komunikasi dibandingkan keterampilan menyimak dan membaca. Profesionalisme komunikasi mahasiswa tercermin melalui penggunaan bahasa yang sopan, etis, terstruktur, dan sesuai dengan konteks akademik. Penguatan kemampuan berbahasa terbukti meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa dalam berinteraksi serta meminimalkan konflik komunikasi di lingkungan perguruan tinggi.
Pentingnya Manajemen dalam Meningkatkan Kinerja Organisasi Igbal Sandi Agustian; Hafizha Syafwah; Perawati
Jurnal Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dinamika lingkungan bisnis yang semakin kompetitif dan volatil, manajemen muncul sebagai instrumen strategis yang menentukan keberlangsungan hidup sebuah organisasi. Artikel ini menganalisis urgensi penerapan prinsip-prinsip manajemen yang komprehensif dalam upaya mendongkrak kinerja organisasi secara berkelanjutan. Tujuan utama penulisan ini adalah untuk membedah bagaimana fungsi-fungsi manajemen—mulai dari perencanaan hingga pengendalian—berinteraksi dengan variabel produktivitas dan efisiensi kerja. Metode penelitian yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi literatur sistematis terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025. Intisari hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen yang efektif mampu mengintegrasikan sumber daya yang terfragmentasi menjadi kekuatan kolektif yang sinergis melalui kepemimpinan yang adaptif dan pengambilan keputusan berbasis data. Pembahasan dalam artikel ini juga menyoroti bahwa kinerja organisasi bukan sekadar hasil akhir dari proses teknis, melainkan manifestasi dari tata kelola manajerial yang mampu merespons tantangan eksternal sekaligus memperkuat soliditas internal. Kesimpulan utama menegaskan bahwa penguatan sistem manajemen merupakan syarat mutlak bagi organisasi yang ingin mencapai pertumbuhan jangka panjang dan daya saing global di era disrupsi.
BAHASA INDONESIA SEBAGAI INSTRUMEN BELA NEGARA DI ERA DIGITAL: KAJIAN ECHO CHAMBER DAN DISINFORMASI BERBASIS AI Nurhalimah Nafisyah; Salwa Kurnia Putri; Perawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.16650

Abstract

This study examines Indonesian language as a digital state defense instrument amid echo chambers and AI-based disinformation in Indonesia. Social media algorithms create personalized information spaces that reduce information diversity and strengthen social polarization. Meanwhile, artificial intelligence technologies such as generative AI and deepfakes increase the spread of misleading content that is difficult to verify. The purpose of this study is to analyze echo chamber dynamics, AI-based disinformation, and the role of Indonesian language in strengthening national identity and information resilience. This research uses a qualitative literature review method by analyzing 25 national journals published between 2021 and 2026 through content analysis. Findings show that algorithmic systems intensify information fragmentation and polarization, while AI accelerates disinformation production and weakens public trust. Indonesian language plays a strategic role in improving digital literacy, communication clarity, and national awareness. The study concludes that Indonesian language is important for digital state defense in facing echo chambers and AI-driven disinformation