Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KAJIAN LITERATUR TENTANG EFEKTIVITAS KOMUNIKASI NONVERBAL DALAM MENINGKATKAN INTERAKSI SOSIAL DAN PEMAHAMAN EMOSI PADA ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Keisya Aulia; Ghina Khairunissa Petri; Perawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2025): Volume 12 No. 01 Maret 2026
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.10988

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas komunikasi nonverbal dalam meningkatkan interaksi sosial dan pemahaman emosi pada anak berkebutuhan khusus (ABK). Latar belakang penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa banyak guru dan pendamping masih mengandalkan instruksi verbal, sedangkan ABK sering mengalami kesulitan dalam memproses pesan verbal yang kompleks. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menganalisis 25 artikel jurnal nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2020 hingga 2025. Hasil kajian menunjukkan tiga tema utama, yaitu: (1) komunikasi nonverbal sebagai sarana regulasi emosi, (2) komunikasi nonverbal sebagai fasilitator interaksi sosial, dan (3) komunikasi nonverbal sebagai penguat pembelajaran inklusif. Temuan menunjukkan bahwa guru yang mampu menggunakan ekspresi wajah, gerakan tubuh, kontak mata, dan intonasi suara secara efektif dapat meningkatkan keterhubungan emosional, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan partisipasi anak dalam kegiatan belajar. Komunikasi nonverbal dengan demikian bukan sekadar pelengkap komunikasi verbal, melainkan merupakan komponen utama dalam mendukung keberhasilan pembelajaran inklusif. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan bagi pendidik dan pendamping untuk memperkuat pemahaman serta keterampilan mereka dalam menerapkan strategi komunikasi nonverbal secara efektif. Kata Kunci: komunikasi nonverbal, interaksi sosial, pemahaman emosi, anak berkebutuhan khusus
Komunikasi Tanpa Pesan Dalam Interaksi Digital: Tinjauan Pustaka Tentang Diam, Ghosting, dan Read Receipt (Seen) Nurhalimah Nafisyah; Nasywa Naila Khansa; Perawati
Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 6 No. 2 (2026): Desember
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/iso.v6i2.3869

Abstract

Kemajuan teknologi digital mendorong terjadinya pergeseran signifikan dalam cara individu menjalin komunikasi interpersonal, terutama melalui media berbasis daring. Dalam konteks ini, komunikasi tidak selalu ditandai oleh penyampaian pesan verbal, tetapi juga melalui ketiadaan pesan, seperti diam, ghosting, serta penggunaan fitur read receipt (seen). Kondisi ini menegaskan bahwa ketiadaan balasan tidak bersifat netral, melainkan memuat makna komunikatif yang ditafsirkan secara sosial oleh para pelaku interaksi.. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji komunikasi tanpa pesan dalam interaksi digital melalui pendekatan tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah literature review terhadap artikel ilmiah yang membahas komunikasi digital, komunikasi non-verbal, ghosting, dan dinamika respons daring. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi tanpa pesan merupakan bentuk komunikasi non-verbal digital yang memengaruhi dinamika hubungan interpersonal, persepsi sosial, serta proses pemaknaan. Oleh karena itu, ketiadaan pesan tidak dapat dimaknai sebagai ketiadaan komunikasi, melainkan sebagai praktik simbolik yang bermakna dalam komunikasi digital.
Accounting Students' Scientific Writing Skills Viewed from Structure and Indonesian Language Rules Aldika Putra Zega; Asril Ahmad Sani; Berqy Indah Merputi; Chikadetry Syalomita Siregar; Fadel M. Nur Siregar; Intan Juwita Purba; M Zidane Qalbin Akba; Nadia Miftahul Jannah; Olivia Fitriani; Reynaldi Surya Saputra; Perawati
ALFIHRIS : Jurnal Inspirasi Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Januari: Jurnal Inspirasi Pendidikan
Publisher : LP3M INSTITUT KH YAZID KARIMULLAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59246/alfihris.v4i1.1840

Abstract

Writing scientific papers is a crucial skill for both prospective lecturers and working professionals. Coherent writing structure and the correct application of Indonesian language norms are as important as the accuracy of its scientific content in determining the quality of a scientific paper. The purpose of this study was to assess accounting students' ability to write scientific papers, both in terms of article structure and the use of Indonesian language rules. A literature review of several relevant journals and studies published between 2021 and 2025 served as the research methodology used. According to the study's findings, accounting students' scientific writing skills remain in the low to moderate range. Key problems identified include a high percentage of spelling errors, poor choice of diction, and ineffective sentence construction. Furthermore, the application of the IMRAD format in scientific papers remains inconsistent, accompanied by weaknesses in the development of scientific arguments and inconsistencies in the use of terms in scientific papers and scientific works. These results indicate that for students to produce scientific papers that are systematic, coherent, and in accordance with standard Indonesian language rules, they require ongoing guidance through academic literacy development, project-based scientific writing training, and intensive mentoring.
KOMUNIKASI TANPA PESAN DALAM INTERAKSI DIGITAL: TINJAUAN PUSTAKA TENTANG DIAM, GHOSTING, DAN READ RECEIPT (SEEN) Nurhalimah Nafisyah; Nasywa Naila Khansa; Perawati
SULTAN ADAM: Jurnal Hukum dan Sosial Vol 4 No 1 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sultan.v4i1.2189

Abstract

Perkembangan komunikasi digital memunculkan fenomena komunikasi tanpa pesan seperti ghosting, diam digital, dan read receipt yang menciptakan makna sosial dari ketiadaan respons, sering memicu dampak emosional negatif di konteks Indonesia. Penelitian ini bertujuan mensintesiskan literatur untuk mengungkap fungsi simboliknya sebagai komunikasi non-verbal. Menggunakan pendekatan kualitatif literature review, populasi mencakup artikel ilmiah 2021-2025 dari basis data seperti ScienceDirect dan jurnal nasional; sampel purposif berdasarkan saturasi tematik. Instrumen dokumen sekunder dianalisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan implikasi. Hasil menunjukkan ghosting sebagai ostrasisme digital yang mengganggu kebutuhan afiliasi, read receipt memicu ekspektasi respons, dan diam digital kontekstual dalam budaya kolektivis. Kesimpulan merekomendasikan literasi digital etis dan penelitian mixed-methods lokal untuk mitigasi dampak relasional.