Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Kader Posyandu Melalui Diversifikasi Labu Kuning (Cucurbita moschata) dan Pembentukan Tim Dashat (Dapur Sehat Atasi Stunting) untuk Mewujudkan Kampung Keluarga Sadar Gizi Hasriwiani Habo Abbas; Kasnaeny Karim; Aminah; Nurjannah Nurjannah
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 3 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i3.1291

Abstract

Potensi alam dan sumber daya manusia Desa Borisallo dapat mewujudkan kampung keluarga sadar gizi. Potensi tersebut adalah berlimpahnya labu kuning dan kader posyandu yang aktif. Tujuan PKM adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam konsep KADARZI, mendiversifikasi olahan labu kuning, pelatihan antropometri, dan pembentukan tim Dashat. Metode PKM adalah ceramah, diskusi, dan praktek, dengan jumlah peserta sebanyak 20 kader. Hasil PKM dengan menggunakan pre dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dalam mendiversifikasi olahan labu kuning menjadi susu, tepung, mie, puding, dan cake (80% dan 100%), pelatihan antropometri (90% dan 80%), serta edukasi kampung sadar gizi (90% dan 70%). Implikasi PKM ini adalah terciptanya tim Dashat yang dapat mengontrol secara dini kasus stunting, serta merenovasi dapur posyandu menjadi dapur sehat untuk kegiatan pemberian makanan tambahan. Kebaruan program ini terletak pada pemanfaatan potensi lokal berupa labu kuning sebagai bahan pangan fungsional yang dikombinasikan dengan penguatan kapasitas kader posyandu melalui diversifikasi produk gizi dan pembentukan tim Dashat sebagai model berkelanjutan pencegahan stunting di tingkat desa.