Suyadi Suyadi
Pendidikan Islam Anak Usia Dini, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Synergy Between Parents and Teachers in Optimising the 8 Multiple Intelligences of Early Childhood: A Collaborative Study in Kindergarten Pulung Revastianto; Suyadi Suyadi
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 4 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i4.6286

Abstract

This research aims to analyse the role of parents and teachers in developing multiple intelligences in early childhood, focusing on the importance of collaboration between both parties. The methodology used in this research is a qualitative approach through literature study, observation, and interviews. The results show that the synergy between parents and teachers is highly influential in creating a learning environment that supports the development of various types of children's intelligence. This research affirms that parents should not generalise the abilities and intelligence of each child, but rather understand and appreciate individual differences. Moreover, the active role of parents as motivators and facilitators at home, as well as the role of teachers in designing innovative teaching methods, has proven effective in enhancing children's multiple intelligences. These findings provide important insights for the development of early childhood education that is more inclusive and responsive to students' individual needs.
Pengembangan Media Poster Berbasis STEAM untuk Mengenalkan Akhlak Terpuji melalui Hadis Kebersihan pada Anak Mutiara Fajar; Suyadi Suyadi
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.1778

Abstract

Pendidikan akhlak terpuji sangat penting dikenalkan sejak usia dini karena masa kanak-kanak adalah periode emas untuk membentuk karakter. Salah satu nilai akhlak yang harus ditanamkan adalah kebersihan, sesuai hadis yang menyatakan bahwa kebersihan adalah bagian dari iman. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media poster untuk mengenalkan nilai-nilai kebersihan kepada anak usia dini. Penelitian menggunakan metode R&D dengan model desain Tessmer, melibatkan tahap preliminary (persiapan) dan prototyping (evaluasi formatif), pada penelitian ini di fokuskan hanya sampai tahap expert riview. Subjek penelitian adalah 32 anak di kelompok B RA Al-Fattah Pasundan dan dua guru kelas. Penelitian ini dilakukan pada september 2024, pada validasi media yang dilakukan oleh ahli menghasilkan skor rata-rata 88% (valid). Media poster dirancang menggunakan aplikasi Canva dengan elemen visual menarik, seperti gambar, warna cerah, dan kutipan hadis yang sederhana. Hasilnya menunjukkan bahwa media poster efektif membantu anak memahami dan menginternalisasi nilai kebersihan melalui pendekatan visual. Pengembangan media poster yang mengangkat hadis tentang kebersihan ini dibuat secara khusus untuk anak usia dini dengan memadukan nilai-nilai akhlak terpuji ke dalam tampilan visual yang menarik dan sesuai dengan tahap perkembangan mereka, sesuatu yang masih jarang dikaji dalam penelitian sebelumnya.
Strategi Grandparenting dalam Membentuk Kemandirian Anak Usia 5–6 Tahun (Studi Kasus di Lingkungan Tembelok Kota Mataram NTB) Linda Atika Dewi; Raden Rachmy Diana; Suyadi Suyadi; Angga Saputra; Nur’ainy Nur’ainy
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7542

Abstract

Salah satu fenomena yang umum terjadi di Nusa Tenggara Barat adalah praktik grandparenting yang dominan dalam pengasuhan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi pengasuhan grandparenting dalam membentuk kemandirian anak usia 5–6 tahun di Lingkungan Tembelok Kota Mataram NTB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga pasangan grandparent yang menjadi pengasuh utama cucunya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengasuhan grandparenting dalam membentuk kemandirian anak dilakukan melalui empat pendekatan utama, yaitu strategi keteladanan, pembiasaan, dukungan emosional dan penghargaan, serta bimbingan moral dan religius. Keempat strategi tersebut membentuk sistem pengasuhan yang saling melengkapi dan efektif dalam menumbuhkan kemandirian anak secara fisik, emosional, dan moral.
Menjadi Orang Tua Bijak di Era Modern: Strategi Gen Z dalam Menguatkan Karakter Sopan Santun dan Toleransi AUD Siti Nur Hijjatin; Suyadi Suyadi; Shomiyatun Shomiyatun
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7544

Abstract

Nilai sopan santun dan toleransi pada akhir-akhir ini mulai menurun di kalangan anak-anak sehingga berdampak pada kualitas interaksi sosialnya. Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi pengasuhan orang tua generasi Z dalam menanamkan nilai sopan santun dan toleransi pada anak usia dini di era digital. Metode studi kasus digunakan untuk mendalami pola pengasuhan yang diterapkan oleh tiga keluarga di Kelurahan Palupi, Kota Palu, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola pengasuhan yang reflektif dan kolaboratif, yang memadukan nilai tradisional dan literasi digital, efektif dalam membangun karakter empatik dan toleran anak. Orang tua menerapkan rutinitas harian yang bermakna, memanfaatkan media edukatif, dan menanamkan perilaku sopan santun melalui keteladanan serta dialog terbuka. Pola pengasuhan ini mendukung pengembangan karakter moral dan sosial anak di tengah tantangan era digital.