Hendry Sugara
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DIMENSI HIERARKI KEBUTUHAN TOKOH UTAMA DALAM KUMPULAN CERPEN “KUKILA” KARYA AAN MANSYUR: KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK Mega Adriyanti; Annisa Pramudita Kumala; Hendry Sugara
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 10 No. 4 (2025): JURNAL BASTRA EDISI OKTOBER 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v10i4.1824

Abstract

This research aims to analyze the hierarchy of needs through the main characters of the six short stories contained in the short stories anthology “Kukila” by Aan Mansyur. The researcher limited the research to six selected short stories, “Kebun Kelapa di Kepalaku”, “Setia Adalah Pekerjaan yang Baik”, “Ketinggalan Pesawat”, “Celana Dalam Rahasia Terbuat Dari Besi”, “Tiba- Tiba Aku Florentino Ariza” and “Aku Selalu Bangun Lebih Pagi”. The analysis of the hierarchy of needs of the main characters from the six short stories was studied using humanistic psychology theory, namely the hierarchy of needs initiated by Abraham Maslow. This research method uses an analytical description method with a qualitative approach to reveal the dimensions of the hierarchy of needs in the short stories. The six short stories contain five concepts of the hierarchy of needs found, including; (1) physiological needs, (2) safety needs, (3) love and belonging needs, (4) self-esteem needs, and (5) self-actualization.
PERUBAHAN SELF CONCEPT PADA REMAJA YANG DIAKIBATKAN DISORGANISASI KELUARGA YANG BERPISAH Ambiyya Auralie Ratmoko; Hendry Sugara
Ristekdik : Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 10, No 7 (2025): RISTEKDIK: JURNAL BIMBINGAN DAN KONSELING - JULI 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/ristekdik.2025.v10i7.739-750

Abstract

Disorganisasi keluarga, terutama akibat perceraian orang tua, memiliki dampak signifikan terhadap perubahan self-concept remaja. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk mengeksplorasi bagaimana disorganisasi keluarga mempengaruhi identitas, citra diri, dan self-esteem remaja. Hasil menunjukkan bahwa remaja yang mampu beradaptasi positif cenderung memiliki self-esteem yang lebih tinggi, mendukung hubungan sosial yang sehat dan pencapaian tujuan. Sebaliknya, remaja yang mengalami kesulitan emosional akibat perceraian menghadapi penurunan self-esteem, kebingungan identitas, dan perilaku berisiko. Teori Carl Rogers, Bowlby, dan Erikson memberikan kerangka kerja yang relevan untuk memahami peran dukungan sosial dan keterikatan yang aman dalam membangun self-concept yang sehat. Penelitian ini menekankan pentingnya dukungan emosional dalam membantu remaja mengatasi tantangan yang dihadapi akibat disorganisasi keluarga