Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Motivasi Kerja Dan Pelatihan Terhadap Kinerja Apoteker Di Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah Tika Oktaria Tarigan; Bambang Nurakhim; Widya Nengsih
Astina: Jurnal Ekonomi Utama Vol 4 No 2 (2025): Jurnal Ekonomi Utama (Juria)
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/juria.v4i2.284

Abstract

Pelayanan yang baik akan menjadi tolak ukur kualitas dan kinerja seorang apoteker dalam melaksanakan pelayan kefarmasian dalam pekerjaan kefarmasian. Kurangnya kinerja apoteker berdasarkan fakta menunjukkan bahwa tidak semua apoteker menjalankan pelayanan kefarmasian sesuai standar yang ditetapkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja Apoteker di Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh pelatihan dan motivasi baik secara parsial dan simultan terhadap kinerja Apoteker di Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah; Metode penelitian ini menggunakan asosiatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi yang digunakan adalah Seluruh Apoteker di Kabupaten Pati Provinsi Jawa Tengah. Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 154 orang. Metode analisis data menggunakan uji Reliabilitas dan Validitas dan Analisis Regresi linear berganda serta uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja apoteker sebesar 0,425 atau 42,5% dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi kerja semakin tinggi kinerja apoteker. Pelatihan berpengaruh signifikan terhadap terhadap kinerja apoteker sebesar 0,434 atau 43,4% dengan tingkat signifikan 0,000 < 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa semakin baik pelatihan semakin tinggi kinerja apoteker. Motivasi kerja dan pelatihan secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja apoteker sebesar 0,671 atau 67,1% dengan signifikansi F sebesar 0,000 < 0,005. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi motivasi kerja dan pelatihan maka semakin tinggi kinerja apoteker.
Improving the SDGs through Green HRM, Green Training, and Innovative Leadership Bambang Nurakhim; Yuni Pratikno; Dewi Ulfa Arini; Amin Lestari; Yuniria Zendrato
Annals of Human Resource Management Research Vol. 5 No. 4 (2025): December
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v5i4.3442

Abstract

Purpose: To analyze the influence of Green Human Resource Management (Green HRM), Green Training, and Innovative Leadership on the achievement of the SDGs. The theories used include the Resource-Based View and organizational sustainability concepts. Research Methodology: Employed a quantitative approach with data collection through questionnaires distributed to 150 respondents from various service subsectors. Data were analyzed using Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0 software. Results: Indicate that: 1) Green HRM has a positive and significant effect on SDGs achievement; 2) Green Training has a positive and significant effect on SDGs achievement; 3) Innovative Leadership has a positive and significant effect on SDGs achievement; 4) Simultaneously, the three variables explain 48.3% of the variance in SDGs achievement. Conclusions: Suggest that Green HRM plays an important and positive role in supporting the achievement of SDGs. Green Training also significantly contributes to enhancing organizational capacity to reach these goals. Additionally, Innovative Leadership is found to positively influence SDGs achievement. Limitations: Implications highlight the importance of integrating green practices in HR management, sustainability training, and innovative leadership to support SDGs agenda at the corporate level Contribution: It is suggested that service companies further strengthen the implementation of Green HRM, Green Training, and Innovative Leadership to achieve the SDGs.