Andy Sahat Maasi Sigalingging
Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (IISIP) Yapis Biak, Papua, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemasaran Digital Dan Pengalaman Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Layanan Indihome Kelas Bisnis Di Kecamatan Biak Kota Andy Sahat Maasi Sigalingging; D. Rudolf Leiwakabessy; Sutrimono Sutrimono; Ririn Komariah
Astina: Jurnal Ekonomi Utama Vol 4 No 3 (2025): Jurnal Ekonomi Utama (Juria)
Publisher : CV. Astina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55903/juria.v4i3.308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran digital dan pengalaman pelanggan terhadap loyalitas pelanggan pada layanan IndiHome kelas bisnis di Kecamatan Biak Kota. Fenomena meningkatnya kebutuhan layanan internet yang stabil dan persaingan antarpenyedia layanan mendorong pentingnya strategi pemasaran digital dan pengelolaan pengalaman pelanggan untuk mempertahankan pelanggan bisnis. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif korelasional, dengan sampel sebanyak 80 responden yang merupakan pelanggan aktif IndiHome kelas bisnis. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, variabel pemasaran digital dan pengalaman pelanggan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan dengan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Namun secara parsial, pemasaran digital tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan (nilai signifikansi 0,876 > 0,05), sedangkan pengalaman pelanggan berpengaruh positif dan signifikan (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,721, menunjukkan bahwa kedua variabel bebas mampu menjelaskan 72,1% variasi loyalitas pelanggan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model seperti kualitas jaringan, harga, dan kepuasan teknis. Temuan ini mengindikasikan bahwa keberhasilan IndiHome dalam mempertahankan pelanggan bisnis lebih banyak ditentukan oleh pengalaman pelanggan yang positif dibandingkan intensitas promosi digital. Oleh karena itu, peningkatan kualitas layanan dan pengalaman pelanggan perlu diintegrasikan dengan strategi pemasaran digital yang lebih interaktif dan relevan untuk membangun loyalitas pelanggan yang berkelanjutan.
Penguatan Kapasitas Masyarakat Adat Biak melalui Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Homestay Berbasis Kearifan Lokal untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan Dominggus Rudolf Leiwakabessy; Andy Sahat Maasi Sigalingging; Djamil Hasim; Sunardi Sunardi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani (JPMM)
Publisher : Sekolah Tinggi Ekonomi Bisnis Syariah Bina Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51805/jpmm.v6i1.241

Abstract

Pengembangan pariwisata berbasis masyarakat menjadi salah satu pendekatan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus menjaga keberlanjutan sosial, budaya, dan lingkungan. Kabupaten Biak Numfor memiliki potensi wisata yang besar melalui kekayaan alam serta budaya masyarakat adat Biak yang menjadi daya tarik khas bagi wisatawan. Namun, pengelolaan homestay sebagai fasilitas pendukung pariwisata masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama pada aspek pelayanan wisatawan, manajemen usaha, pemasaran, dan pemanfaatan kearifan lokal sebagai nilai tambah destinasi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat adat Biak dalam mengelola homestay berbasis kearifan lokal guna mendukung kemandirian ekonomi yang berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) dan Community Based Tourism (CBT) melalui tahapan persiapan, pelatihan, praktik, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Sasaran kegiatan mencakup pengelola homestay, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), aparat kampung, tokoh adat, dan masyarakat yang terlibat dalam pengembangan pariwisata. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam pengelolaan homestay, pelayanan wisatawan, pengelolaan keuangan sederhana, serta pemasaran digital. Selain itu, peserta semakin memahami pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal ke dalam layanan homestay untuk menciptakan pengalaman wisata yang autentik dan berdaya saing. Pendampingan yang dilakukan juga mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan ekonomi lokal berbasis pariwisata. Secara keseluruhan, program ini memberikan dampak positif terhadap penguatan kapasitas masyarakat adat Biak dalam mengelola homestay berbasis kearifan lokal serta mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan yang mampu meningkatkan pendapatan dan kemandirian ekonomi masyarakat.